Berita Surabaya
Beras Gratis bagi Warga Miskin
“Kami menganggarkan pembelian beras raskin ini karena kami melihat postur APBD mampu melakukan itu."
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016, Pemkot Surabaya mengalokasikan dana Rp19 miliar untuk program tebus beras miskin (raskin). Dengan sasaran, sebanyak 65.000 kepala keluarga (KK) yang masuk dalam kategori miskin akan mendapat beras raskin secara gratis.
Sebelumnya warga miskin harus membeli sendiri beras raskin dengan harga Rp1.600 per kilogram (kg). Tiap bulan mereka dijatah membeli sebanyak 15 kg. Jumlah 65.000 KK penerima raskin ini sudah merupakan kuota dari pemerintah pusat.
“Kami menganggarkan pembelian beras raskin ini karena kami melihat postur APBD mampu melakukan itu. Apalagi pemerintah pusat sendiri mendorong pada kepala daerah untuk membeli beras raskin. Tapi itu bergantung pada kemampuan daerah masing-masing,” kata Reni Astutik, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya, Jumat (27/11/2015).
Lebih lanjut, Reni menyebutkan bila data di Pemkot menunjukkan, jumlah KK miskin di Surabaya sebanyak 100.000 KK.
Sayangnya, kemampuan Badan Urusan Logistik (Bulog) dari pusat untuk ketersediaan beras raskin hanya sebanyak 65.000 KK. Karena itu, pihaknya mentargetkan agar KK miskin yang tidak ikut menikmati kuota raskin gratis bisa masuk dalam program raskin daerah (raskinda).
“Anggaran untuk raskinda tidak begitu besar. Hanya sekitar Rp 5,2 miliar untuk 35.000 KK miskin,” lanjut Reni.
Sementara itu, terkait pembelian beras raskin, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan dan dikaji lebih dalam.
Terutama soal aturan hukumnya. Pihaknya sepakat bahwa warga miskin harus dapat raskin secara gratis. Namun pihaknya enggan ketika di kemudian harin ada persoalan hukum dalam program tersebut.
“Kami akan coba konsultasikan dulu program ini (tebus beras) ini ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi),” ujarnya singkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/0204beras-raskin-buruk.jpg)