Galeri foto
Mahasiswa Bangga ikut Pawai Kampung Budaya UB
Dari peserta juga bisa saling mengenalkan daerah masing-masing. Warga Malang yang melihat pawai juga jadi bisa keragaman budayanya
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dodo Hawe
SURYA.co.id | MALANG - Kegiatan pawai budaya bertajuk Kampung Budaya di Universitas Brawijaya (UB) Malang berlangsung meriah, Kamis (26/11/2015). Berbagai keragaman budaya dari 19 provinsi ditampilkan dalam kegiatan yang diadakan oleh EM (Eksekutif Mahasiswa) UB Malang ini.
Pawai diawali dari gazebo Fakultas Kedokteran kemudian keluar melintansi Jl Veteran, Jl Bogor, Jl DI Panjaitan dan berakhir di lapangan rektorat UB. Namun sebelum akhir pawai dipungkasi dengan flash mob di bundaran UB.
"Saya sudah beberapa kali ikut kegiatan Kampung Budaya, namun baru kali ini ada pawai. Acaranya lebih meriah dan pesertanya lebih banyak," ujar Mutmainah, mahasiswa Fakultas Ekonomi semester 3, Universitas Islam Malang (Unisma).
Menurut dia, untuk perwakilan forum daerah (forda) IPMA (Ikatan Pelajar Mahasiswa) Sulawesi Barat di Malang menghadirkan 10 orang peserta. Semua memakai pakaian daerah, seperti pakai baju bodo (pokko). Dengan banyaknya peserta dari berbagai daerah ikut pawai, ia melihat itu sebagai hal bagus.
"Dari peserta juga bisa saling mengenalkan daerah masing-masing. Warga Malang yang melihat pawai juga jadi bisa keragaman budayanya," kata dia.
Sedang Nanda Christia, Wakil Ketua Pelaksana I kegiatan "Kampung Budaya" menambahkan tahun ini ada 43 forda yang ikut. Namun tiga forda gabung jadi satu tim. "Forda yang ikut seperti dari Riau, Lombok Barat, forda gabungan Pawitan Dirogo yaitu gabungan daerah Magetan, Madiun dan Ponorogo," kata mahasiswa semester 3 ini FTP.
Selain itu ada DKI, Bekasi, Tangerang, Kebumen, Pati, Aceh, Lampung, Jambi dan Kalsel, Bali, Madura, Banyuwangi dll. Menurut dia, selain pawai lewat keragaman budaya dikenalkan ke warga lokal juga ingin dipamerkan ke mahasiswa asing di UB.
"Di UB ada sekitar 30-an mahasiswa asing seperti dari Iran, Pakistan dan Malaysia," kata dia. Kegiatan seperti ini sudah diadakan ketiga kalinya dalam kurun waktu tiga tahun.
"Namun untuk pawai budaya baru diadakan tahun ini," jelas dia. Kegiatan akan berlanjut besok dengan pameran budaya di Gedung Samanta Krida. Ada sajian budaya hingga kuliner. "Acara gratis dan terbuka untuk umum. Open gate sejak jam 08.30 WIB-22.00 WIB," tambah dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/budaya-malang_20151126_185704.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/budaya-malang_20151126_185629.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/budaya-malang_20151126_185605.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/budaya-malang_20151126_185423.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/budaya-malang_20151126_185526.jpg)