Berita Gresik

Tidak Dipekerjakan, Warga Manyar Tutup Kawasan JIIPE GResik

"Kita hanya meminta diberi kerjaan. Selama ini masih banyak warga Manyar yang belum dikerjakan," kata Rosidin, salah satu orator dari Gemas.

Tidak Dipekerjakan, Warga Manyar Tutup Kawasan JIIPE GResik
surya/sugiyono
MINTA KERJA - warga manyar dari Gemas orasi di depan portal JIIPE, Selasa (24/11/2015).

SURYA.co.id | GRESIK - warga Manyar yang tergabung dalam 'Gerakan Masyarakat Manyar Bersatu' (Gemas) berunjuk rasa di pintu gerbang kawasan Java Intregrated Industrial Port and Estate (JIIPE), Selasa (24/11/2015).

Dampaknya truk urukan galian C tidak bisa keluar masuk.

"Kita hanya meminta diberi kerjaan. Selama ini masih banyak warga Manyar yang belum dikerjakan," kata Rosidin, salah satu orator dari Gemas.

Dengan menggunakan sound sistem mereka melakukan orasi di atas pick up.

Sementara petugas keaman dari TNI, Polisi dan Satpam menjaga ketat proses unjuk rasa.

"Kita akan menunggu pimpinan PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) sampai datang ke sini," katanya.

Sampai sekarang massa masih orasi untuk menunggu pimpinan BKMS.

Beberapa warga Kecamatan Manyar, Gresik yaitu dari Desa Betoyo, Manyarejo, Manyar Sidomukti, Manyar sidorkun, Banyutami dan Desa Pecuk.

"Warga juga protes adanya aliran air ke tambak yang diuruk untuk kawasan Pelabuhan Internasional. Ini uangnya kemana?," kata Rosidin dalam orasinya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved