Hukum Kriminal Surabaya

Polisi Pemilik 13 Kg Sabu Disebut Terima Uang Rp 50 Juta dari Bandar

"Saya disuruh mencarikan orang yang bisa menjadi tempat gudang barang (stokist)," ujar Susi di hadapan majelis.

Polisi Pemilik 13 Kg Sabu Disebut Terima Uang Rp 50 Juta dari Bandar
surya/anas miftakhudin
Aiptu Abdul Latif dan Indri saat sidang di PN Surabaya karena kepemilikan 13 kg SS, Senin (23/11/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada hal baru terungkap dalam sidang jual beli narkoba dengan terdakwa oknum anggota Polsek Sedati, Polres Sidoarjo, Aiptu Abdul Latif (41) dan istri sirinya, Indri Rahmawati (31), di PN Surabaya, Senin (23/11/2015).

Terdakwa Abdul Latif ternyata sudah menerima uang Rp 50 juta dari banda gede narkoba. Kucuran uang itu berlangsung sebanyak dua kali. Pertama Rp 20 juta dan kedua Rp 30 juta. Terdakwa juga dijanjikan sebuah mobil jika aksi yang dilakukan itu mulus.

Keterangan itu terungkap dari pengakuan Diah Torossiah alias Susi (41) juga terdakwa perkara ini (berkas terpisah), saat menjadi saksi di PN) Surabaya.

Saksi yang diajukan Jaksa Gusti Putu Karmawan SH itu merupakan saksi kunci atas ulah oknum polisi itu.

Kepada majelis hakim yang dipimpim Ferdinandus, Susi lantas menceritakan secara gamblang. Awalnya Susi dihubungi temannya yang juga seorang bandar bernama Yoyok (DPO).

"Saya disuruh mencarikan orang yang bisa menjadi tempat gudang barang (stokist)," ujar Susi di hadapan majelis.

Susi yang saat itu sudah mendekam di Rutan Medaeng dalam kasus narkotika ingat dengan teman nyabunya, Aiptu Abdul Latif.

"Saya bilang kalau bos besar butuh gudang dan komisinya tidak mengecewakan," ungkapnya dengan tenang.

Lantas Latif menyanggupi tawaran itu. Oknum polisi itu sebelum ditangkap anggota Satnarkoba Polrestabes Juni 2015 lalu, Susi menceritakan jika Latif sudah dua kali mengambil dan menyimpan SS dari Yoyok.

Pengambilan pertama Latif diberi upah Rp 20 juta, sedangkan yang kedua mendapatkan bayaran Rp 30 juta.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved