Berita Madiun

Wow, Bangladesh Pesan 150 Unit Kereta Api Ke PT Inka

Bangladesh memilih memesan 150 unit kereta ke PT Inka Madiun daripada ke negara Tiongkok dan India

Wow, Bangladesh Pesan 150 Unit Kereta Api Ke PT Inka
faiq nuraini
Kampanye cinta kereta api dan komuter di Stasiun Gedangan, Sidoarjo, Selasa (2/6/2015). 

SURYA.co.id I MADIUN - Perusahaan Kereta Api Bangladesh meninjau proses pembuatan Kereta Api (KA) dua tipe, Meter Gauge (MG) dan Board Gauge (BG) di PT INKA Kota Madiun, Jum'at (20/11/2015).

Dua tipe kereta ini merupakan pesanan dari Bangladesh.

Rombongan dari jajaran Perusahaan KA Bangladesh ini didampingi Sekretaris Negara Bangladesh Md Feroz Salah Uddin. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Komersial dan Pemasaran PT INKA Yunendar.

"PT INKA sebagai pemenang tender di Bangladesh pertengahan tahun 2014 lalu dan penandatanganan kontrak 14 November 2014 lalu. Selanjutnya, pengerjaan dimulai awal Januari 2015," kata Yunendar saat menerima rombongan itu.

Dikatakan Yunendar, PT INKA dipercaya mengerjakan sebanyak 100 unit kereta MG dan 50 unit kereta BG. Masing-masing tipe dilengkapi dengan kereta AC, dan non AC. Sementara, rangkaian gerbong meliputi kereta tidur, kereta penumpang, kereta pembangkit, dan kereta makan.

"Kapasitas penumpang kereta MG berjumlah 55 seat ber AC dan 60 seat non AC. Kereta jenis BG kapasitas 90 seat ber AC maupun non AC," jelas Yunendar.

Yunendar menambahkan kunjungan Bangladesh kali ini merupakan yang kedua. Kunjungan pertama berlangsung pada pertengahan Januari 2015.

"Kami rencanakan pengiriman pesanan pertama dijadwalkan awal Januari 2016 mendatang dengan rangkaian kereta jenis MG," imbuh Yunendar.

Pengiriman pertama itu, tambah Yunendar, terdiri dari rangkaian 11 non AC, dua kereta makan, satu kereta tidur dan satu kereta pembangkit. Nilai tender Rp 700 milyar, saat tender itu ada pesaing dari Republik Rakyat Tiongkok dan India.

"Perolehan tender ini dapat meningkatkan kepercayaan negara luar, utamanya dari perusahaan dalam negeri," pungkasnya.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved