Senin, 4 Mei 2026

KM Wihan Sejahtera Tenggelam

Bangkai KM Wihan Sejahtera di Surabaya Ganggu Pelayaran

Bangkai KM Wihan Sejahtera yang masih di kedalaman 13 meter perairan Teluk Lamong Surabaya akan digeser sejauh 200 meter

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Adrianus Adhi
SURYA/ M Zainuddin
Detik-detik tenggelamnya KM Wihan Sejahtera di perairan Teluk Lamong 

SURYA.co.id I SURABAYA -  Bangkai KM Wihan Sejahtera yang masih di kedalaman 13 meter perairan Teluk Lamong Surabaya akan digeser. Ini dilakukan untuk kelancaran pelayaran Pelabuhan Tanjung Perak.

Hal tesebut diketahui berdasarkan hasil rapat yang melibatkan Pelindo, Otoritas Pelabuhan, District Navigasi, juga pemilik kapal. Rapat itu berlangsung Selasa (17/11/2015) siang.

"Kami bersama Pelindo, Otoritas Pelabuhan, District Navigasi, juga pemilik kapal sepakat untuk sementara menggeser bangkai kapal dulu," kata Kepala Syahbandar Utama Tanjung Perak, Rudiana pada wartawan usai rapat tersebut.

Kapal itu kemudian digeser dengan jalan mengikat badan kapal lebih dulu. Belum diketahui, peralatan apa yang dipergunakan untuk menggeser kapal itu. Apakah Crane, atau alat beran yang lain? pihak yang berwenang belum dapat memaparkan langkah detilnya.

Yang pasti, lanjut Rudiana, setelah kapal diikat, bangkai kapal akan digeser minimal 200 meter dari lokasi karamnya kapal. Bangkai kapal dari PT Trimitra Samudra ini harus menjauh dari Terminal Teluk Lamong, karena pelabuhan ini merupakan jalur pelayaran domestik dan internasional.

"Sebenarnya posisinya (kapal) tak menghalangi jalur pelayaran. Namun ada potensi membahayakan jika kapal (lain,red) perlu manuver di Teluk Lamong," tambah Rudiana.

Untuk mempermudah langkah ini, tim selam khusus dari TNI AL sudah diminta untuk memastikan posisi tenggelam kapal buatan tahun 1995 itu. Mereka menyelam di lokasi tenggelam kapal pada Selasa pagi.

Manager Humas PT Pelindo III, Edy Priyanto menambahkan bahwa posisi bangkai kapal sudah membuat was-was kapal yang melintas.

"Tadi ada kapal berangkat ke luar Jawa sukses. Tapi karena Teluk Lamong menjadi tempat keluar masuk kapal, bangkai kapal itu bisa mengganggu manuver kapal," aku Edy.

Untuk membantu evakuasi kapal, PT Pelindo III siap membantu penuh langkah evakuasi para korban kemarin, termasuk evakuasi kapal atau kendaraan di dalam kapal.

Ia memaparkarkan 12 kapal yang terdiri 10 kapal tunda dan 2 kapal pandu sudah disiapkan sejak kemarin.

"Kami kerahkan armada kami untuk membantu proses evakuasi agar dapat berjalan cepat dan lancar," ujar General Manager PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Perak, Eko Harijadi Budijanto.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved