Kereta Api
PT KAI Siapkan KA Ekstra saat Natal dan Tahun Baru
#SURABAYA - Artinya mulai Kamis semua orang sudah akan meninggalkan pekerjaan mereka untuk kumpul keluarga.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Yuli
Sancaka Eksekutif Siap Antar ke Yogyakarta
SURYA.co.id | SURABAYA - Lonjakan penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru diprediksi akan meningkat tahun ini. Atas kondisi ini, PT KAI mengantisipasinya dengan menambah pengoperasian kereta api (KA).
Baik kelas eksekuti, bisnis, atau ekonomi. Meski ekonomi, semua KA berpendingin ruangan atau AC.
Tidak hanya moda transportasi kereta, bus dan pesawat juga besiap-siap menambah extra armada bus dan extra fligth.
Apalagi saat Natal nanti akan jadi satu dengan libur nasional Maulid Nabi. Kedua hari besar tangal merah ini juga jatuh pada hari yang paling dinantikan.
Maulid Nabi jatuh pada hari Kamis (24/11/2015) dan esoknya, Jumat (25/12/2015) pas Hari Natal.
Artinya mulai Kamis semua orang sudah akan meninggalkan pekerjaan mereka untuk kumpul keluarga. Belum lagi saat Tahun Baru 2016 juga akan jatuh pada hari Jumat.
Artinya, masa angkutan Natal dan Tahun Baru akan lebih panjang. PT
KAI menetapkan masa angkutan Natal 2015 dan tahun baru 2016 selama 17 hari. Yakni dari 20 Desember 2015 hingga 5 Januari 2016. "Orang akan memilih pulang kampung," kata Manager Humas PT KAI Daops 8, Sumarsono, Minggu (15/11).
Saat ini, PT KAI tengah menyiapkan layanan khusus alam beberapa minggu ke depan. Guna memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman, PT KAI Daop 8 Surabaya telah menyediakan sarana prasarana serta fasilitas pendukung lainnya. Termasuk petugas yang selalu siaga sepanjang libut Natal dan Tahun Baru.
Seluruh pegawai akan dikerahkan khusus untuk melayani masyarakat secara maksimal. "Yang lebih penting adalah faktor keselamatan, keamanan dan kelancaran perjalanan KA," tambah Sumarsono.
Khusus untuk memberi kenyamanan penumpang, PT KAI Daop 8 akan mengoperasikan dua KA tambahan. Ekstra kereta yang mampu mengangkut ratusan orang itu dioperasikan karea diprediksi akan berlipat lonjakan penumpang. Apalagi moda transportasi ini sekarang makin diminati.
"Kami telah menyiapkan KA eksekutif Sancaka relasi Surabaya (Stasiun Gubeng) - Yogya. Berangkat dari Surabaya sekitar pukul 09.00 pagi," kata Sumarsono.
Selain ketepatan waktu yang bisa diprediksi, moda transportasi KA makin nyaman. Berbeda dengan pesawat yang belakangan kadang jadwalnya tak menentu. Akibat cuaca ekstrim dan erupsi gunug api, kadang penerbangan tak bisa menjadi jaminan.
Luqman, petugas di Stasiun Gubeng menuturkan bahwa kereta Sancaka itu akan bertolak dari Stasiun Gubeng Surabaya pada pukul 08.50. Diperkirakan, jarak tempuh KA eksekutif tujuan Yogyakarta itu memakan waktu sekitar empat jam. KA nyaman ini akan tiba di Yogyakarta pukul 14.10.
KA Sancaka tambahan akan beroperasi mulai tanggal 23 Desember 2015 sampai tanggal 3 Januari 2016. "Selain Sancaka yang tiga kelas, kami juga akan mengoperasikan KA Kertajaya relasi Surabaya Pasarturi - Jakarta Pasar Senen," tambah Sumarsono.
Sesuai jadwal yang sudah dischedule, KA ekonomi dengan AC itu rencananya akan berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 22.00. Penumpang aka diantarkan hingga ke Pasar Senen pukul 09.05. KA Kertajaya tambahan ini akan beroperasi pada tanggal 22, 24, 27, 29, 31 Desember 2015 dan 3, 5 Januari 2016.
Tarif ke dua KA tambahan tersebut sama dengan tarif KA regular sejenis dan searah pada pada tanggal yang sama. Untuk tiket Sancaka eksekutif di kisaran Rp 190.000. Untuk tiket kelas Bisnis Rp 110.000. Sementata tiket KA ekonomi untuk KA Kertajaya Rp 90.000.
Sebenarnya tiket KA tambahan sudah bisa di pesan mulai minggu kemarin. Pemesanan dapat dilakukan di Contact Center 121, website tiket.kereta-api.co.id, aplikasi KAI Access pada ponsel, minimarket, kantor pos, pegadaian, agen resmi tiket KA, mesin e-kiosk, dan berbagai channel resmi lainnya.
Sementara itu, intuk menjalankan 2 KA tambahan, diantisipasi musibah bencana alam saat masa angkutan Natal dan Tahun baru. PT KAI Daop menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) pada titik-titik yang dianggap rawan seperti banjir dan longsor.
Dan juga mengadakan pemeriksaan ekstra seluruh jalur KA serta perondaan di lintasan KA pada waktu-waktu rawan.
Selain itu, PT KAI daop 8 Sb juga bekerjasama dengan instansi terkait (Pemda, aparat keamanan) untuk keselamatan Perjalanan KA di perlintasan-perlintasan sebidang.
"Manajemen PT KAI telah melakukan inspeksi ke seluruh lintas (utara, tengah dan selatan) untuk mengecek persiapan menjelang pelaksanaan angkutan Natal 2015 dan tahun baru 2016 dari segala aspek, baik sarana, prasarana, operasi, maupun SDM.
Selama masa angkutan Natal 2015 dan tahun baru 2016, tarif KA yang diberlakukan adalah sebagai berikut. Tarif KA ekonomi PSO sesuai dengan PM No 17 tahun 2015.
"Akan berlaku tarif komersil untuk beberapa KA. Yakni belum tentu jurusan Yogya dan arah sebaliknya bertarif sama. Bahkan untuk kelas eksekutif, berada di dekat pintu dengan menjauh dari pintu akan berlaku tatif berbeda." Kata Sumarsono.
Sementara untuk Lansia, pensiunan PT KAI, TNI/POLRI, Veteran/LVRI, dan pegawai PT KAI berlaku tarif reduksi. Lansia dan berseragam dinas lengkap itu tak membayar penuh.
KAI meminta kepada penumpang untuk segera melakukan pencetakan tiket di mesin Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di stasiun untuk menghindari hilangnya struk pembayaran dan antrian panjang pencetakan tiket menjelang keberangkatan KA
Menyiapkan kartu identitas asli untuk boarding di stasiun. Nama yang tercantum pada tiket harus sesuai dengan kartu identitas. Boarding 1 jam sebelum keberangkatan KA. Tidak memakai perhiasan yang berlebihan.