Berita Magetan

Penipuan Catut Nama Kapolres Berhasil Raup Jutaan Rupiah

"Pelaku yang mengaku Kapolres Magetan ini kepada Pak Nilus mengatakan mau ke Polda menghadap Kapolda. Dia minta uang Rp 15 juta."

SURYA.co.id | MAGETAN - Kepala Unit Pelaksana Tehnis Dinas Perindustrian dan Perdagangan (UPT Disperindag) Provinsi Jawa Timur di Magetan Nilus Dumas Massora jadi korban penipuan lewat telepon yang mencatut nama Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora. Akibatnya, uang jutaan rupiah Nilus berpindah ke pelaku.

Keterangan himpun Surya.co.id dari Purwanto, sekretaris UPT Disperindag Provonsi Jatim menyebutkan setelah ramai diberitakan polusi lingkungan di wilayah Kabupaten Magetan akibat pengolahan kulit di Lingkungan Industri Kecil (LIK) yang dikelola UPT Disperindag Jatim, sering mendapat telepon dari sejumlah instansi. Salah satunya, mengaku Kapolres Magetan.

Menurut Purwanto, pelaku yang mencatut nama Kapolres Magetan AKBP Johanson itu dalam telepon itu juga sempat menanyakan masalah kerusakan lingkungan dan Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL), tapi setelah itu korban (Nilus) tidak cerita kelanjutannya.

"Pak Nilus cerita masalah itu barusan. Saat transfers uang itu tidak cerita,"kata Purwanto kepada Surya.co.id.

Kata Nilus, lanjut Purwanto, awalnya pelaku yang mengaku sebagai Kapolres Magetan itu minta uang Rp 15 juta langsung ditransfer ke rekening BCA milik pelaku. Tapi karena korban (Nilus) tidak punya uang kontan sebesar Rp 15 juta, korban menawar hingga sampai ke Rp 4 juta.

"Pelaku yang mengaku Kapolres Magetan ini kepada Pak Nilus mengatakan mau ke Polda menghadap Kapolda. Dia minta uang Rp 15 juta. Tapi karena tidak ada uang kontan Rp 15 juta, Pak Nilus katanya hanya mentransfer Rp 4 juta kepada penipu itu,"ujar Purwanto.

Setelah selang satu hari, lanjut Purwanto, pelaku kembali menelepon minta uang sisanya yang Rp 11 juta. Karena memang tidak ada uang, baru dia minta pendapat stafnya.

"Terang saja oleh staf tidak usah ditransfer, kalau dia berani ngambil kekantor kita berikan. Semua yakin itu hanya penipuan. Nyatanya, ketika tidak dikirim pelaku sudah tidak telepon lagi,"kata Purwanto sambil mengatakan kasus penipuan ini sudah dilaporkan ke polisi, termasuk bukti-bukti nomor rekening pelaku.

Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora yang dikonfirmasi pencatutan namanya itu belum mendapat laporan dari korban atasnama Nilus Dumas Massora.

"Saya malah baru dengar, coba mohon waktu saya cek laporan itu ke Reskrim,"kata Kapolres Johanson Ronald Simamora, Sabtu (14/11/2015).

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved