Dakwah

Tanamkan Cinta Damai, MUI Sebar 50 Ribu Da'i ke Seluruh Indonesia

"Ajaran Islam wasathiyah itulah yang akan didakwahkan para da'i ke seluruh provinsi," tegas Ketua Umum MUI, KH Maruf Amin,

Tanamkan Cinta Damai, MUI Sebar 50 Ribu Da'i ke Seluruh Indonesia
antara/didik suhartono
ILUSTRASI - Panitia menyiapkan kartu tanda peserta Munas IX MUI di Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/8/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 50 ribu orang da'i akan disebar Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke seluruh tanah air.

Mereka akan berdakwah tentang Islam yang damai, moderat, dan cinta kasih sayang.

"Ajaran Islam wasathiyah itulah yang akan didakwahkan para da'i ke seluruh provinsi," tegas Ketua Umum MUI, KH Maruf Amin, Jumat (13/11/2015).

Menurutnya, Islam wasathiyah harus dibumikan karena inilah corak keislaman yang tidak radikal, santun, tidak keras, tidak memaksa, saling menebarkan cinta kasih pada seluruh umat manusia.

"Ini penting, bagi kita sebagai negara dengan pemeluk agama Islam terbanyak di dunia," jelasnya.

Selain menyiapkan dai, KH Makruf juga berharap MUI juga berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan umat. Tidak hanya yang berkaitan dengan agama, tapi juga hadir di bidang pendidikan dan sosial.

Sejatinya, kontribusi MUI selama ini meang cukup besar. Di era 1980-an dan 1990-an, MUI mengusulkan sistem ekonomi syariah di Indonesia. Namun saat itu dipandang sebelah mata.

"Kini, pelan tapi pasti, Ekonomi Syariah menjadi ekonomi alternatif dan diakui oleh negara,” kata Rais Aam PBNU ini.

Selain itu, MUI juga menyuarakan Gerakan Sadar Konsumsi Halal, RUU Produk Halal, UU Surat Berharga Syariah Negara, UU Syariah, Lembaga mikro syariah, hingga menyuarakan perlunya UU Pornografi dan pornoaksi.

"Semua itu merupakan kontribusi MUI untuk Indonesia," pungkas mantan Ketua Komisi Fatwa MUI ini.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved