Sabtu, 11 April 2026

Berita Surabaya

RSUD Dr Soetomo Kembali Bangun Sejumlah Gedung Mangkrak

Direktur RSUD Dr Soetomo, dr Harsono menjelaskan penyelesaian pembangunan ini merupakan upaya untuk mendapatkan Joint Commission International (JCI).

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
sany eka putri
Akhmad Sukardi (tengah) dalam sebuah acara di RSUD Dr Soetomo. 

SURYA.co.id, SURABAYA – RSUD Dr Soetomo akan menyeleaikan pembangunan sejumlah gedung yang mangkrak hingga 2018. Sejumlah gedung ini di ntaranya gedung paliatif, Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), pusat transplatasi, dan pusat hemodialisa.

Direktur RSUD Dr Soetomo, dr Harsono menjelaskan penyelesaian pembangunan ini merupakan upaya untuk mendapatkan Joint Commission International (JCI) dalam menghadapi MEA.

“Gedung-gedung ini tahun 2018 harus diselesaikan. Apalagi kedepan kami harus mempunyai standar internasional, bukan sebuah tujuan tapi kemauan untuk meningkatkan kualitas,” tandasnya usai mengikuti jalan sehat memperingati hari lahir RSUD dr Soetomo ke-77, Jumat (13/11/2015).

Selain itu peningkatan pelayanan juga terus dilakukan, dengan penambahan sejumlah perlengkapan.

“Saya sudah membuat sistem rujukan regional, dengan adanya rujukan regional, maka pasien bisa dirawat disejumlah daerah tanpa perlu ke Surabaya. Rumah sakit daerah itu juga sudah ditambahi perlengkapan oleh pemerintah,” ujar Harsono.

Gedung PPJT RSU dr Soetomo yang memiliki tinggi tujuh lantai dan dibangun sejak tahun 2010 ini memang tak kunjung selesai. Padahal, gedung ini digadang-gadang melayani pasien jantung yang jumlahnya semakin tinggi. Belum selesainya pembangunan karena terkendala pembiayaan dari pusat.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur, Akhmad Sukardi menambahkan pembangunan gedung PPJT segera dilakukan kembali. Hal ini sebagai wujud peningkatan pelayanan RSUD dr Soetomo.

“Sebentar lagi rumah sakit jantung akan diteruskan dengan tambahan anggaran Rp 70 miliar, jika APBN berhenti kami ganti APBD,” lanjutnya.

Sedang Menurut Kepala Instalasi Gawat Darurat, dr Urip Murtedjo SpKL di usia ke -77, RSUD dr Soetomo tengah mempersiapkan untuk bersaing dengan dunia internasional.
“RSUD Dr Soetomo merupakan rujukan nasional bagian timur sehingga harus benar-benar kuat. Misalnya kuat dalam hal Sumber Daya Manusia, alat, dan gedung. Karena harus bersaing dengan luar negeri. Kami juga mengurus akreditasi internasional,” jelas Urip.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved