Sabtu, 25 April 2026

Peristiwa Lumajang

Wartawan Terancam Lapor Polda, Soal Liputan Motif Penambang Liar

“Saya fokus pada motif penambang liar. Ternyata masih seputar masalah perut,” kata Iwan, Sabtu (7/11/2015).

Penulis: Zainuddin | Editor: Yoni
surya/ M Zainudin
Inilah surat laporan ancaman teror yang dialami tiga wartawan di Lumajang, Sabtu (6/11/2015. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penambangan liar masih beroperasi setelah Bupati Lumajang, As’at mengeluarkan moratorium (penghentian sementara) seluruh aktivitas penambangan.

Aktivitas penambang liar inilah yang membuat Wawan Sugiarto alias Iwan (kontributor TV One) kembali meliput penambangan liar.

Iwan datang sendiri ke lokasi penambangan pada 3 November 2015.

Ditemui sebelum pemeriksaan, Iwan mengaku tidak melihat hal janggal saat dia datang ke lokasi penambangan.

Iwan tidak menjadikan aktivitas penambangan liar dalam liputannya.

“Saya fokus pada motif penambang liar. Ternyata masih seputar masalah perut,” kata Iwan, Sabtu (7/11/2015).

Liputan Iwan tayang di TV One pada 4 November 2015.
Setelah tayangan ini, Polres Lumajang menggelar razia ke lokasi penambangan. Tiga pick up disita sebagai barang bukti (BB).

Bukan hanya Iwan yang melakukan liputan setelah 3 November itu.

Menurutnya, beberapa wartawan media local terbitan Lumajang pun meliput ke lokasi penambangan liar.

Tapi dia tidak mengetahui alasan peneror hanya mengirim SMS ke tiga wartawan.

Selain Iwan, peneror juga mengirim SMS berisi ancaman ke dua wartawan lain, yaitu Achmad Arief (JTV) dan Abdul Rachman (kontributor Kompas TV).

“Kami datang ke Mapolda Jatim hanya tiga orang. Tidak ada wartawan dari Lumajang lain yang kesini,” tambahnya.

Sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi dari kepolisian. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono belum merespon telepon dari Surya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved