Kamis, 16 April 2026

Berita Jember

Kemarau Panjang, BPBD Kirim Air Bersih ke Warga yang Sumurnya Kering

Heru menambahkan selama tiga bulan terakhir, pendistribusian air bersih telah mencapaI 12 desa di delapan kecamatan.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Parmin
surya/sri wahyunik
Sejumlah warga mengantre air bersih pasokan dari petugas BPBD Jember, Jumat (6/11/2015). 

SURYA.co.id | JEMBER - Meskipun sudah memasuki bulan November sejumlah warga Jember kesulitan air bersih karena sumur warga mengering.

Padahal jika dibandingkan tahun 2014, bulan November hujan sudah kerap
turun di Kabupaten Jember sehingga warga tidak kesulitan air bersih.

Akibatnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengirimkan
air bersih ke daerah-daerah langka air bersih.

Kamis (5/11/2015) malam petugas BPBD mendistribusikan air bersih ke
sebuah pondok pesantren di Kecamatan Pakusari, sebanyak 12.000 liter.

"Hari ini kembali ke Pakusari, yakni ke Desa Kertosari di permukiman warga yang sulit air bersih karena sumurnya sudah kering, 12.000 liter air bersih," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo, Jumat (6/11/2015).

Heru menambahkan selama tiga bulan terakhir, pendistribusian air
bersih telah mencapaI 12 desa di delapan kecamatan, seperti Patrang,
Silo, Pakusari, Jelbuk, Arjasa, dan Sukorambi.

Air bersih didistribusikan kepada warga yang kesulitan akses air bersih akibat
sumur mengering dan tidak memiliki saluran air bersih baik PDAM maupun
sumber air.

Tidak hanya BPBD yang mendistribusikan air bersih, namun juga PDAM
Jember dan komunitas warga melalui program sedekah air.

"Sekitar 80 kali pengiriman air bersih sudah dilakukan ke delapan
kecamatan itu. Sasaran kami memang warga yang sumurnya sudah
mengering," tegas Heru.

Menurut Heru, hujan di Jember berdasarkan keterangan BMKG mulai turun
pekan pertama November.

Hal ini ditandai dengan turunnya hujan pada Jumat (6/11/2015) sore. Sejumlah kawasan yang diguyur hujan adalah di Kecamatan Kaliwates dan Sumbersari. Namun hujan tidak mengguyur seluruh kawasan di Jember.

Namun Heru menuturkan tidak ada jaminan hujan hari ini mengguyur seluruh Jember, sehingga kami pantau terus terkait kesulitan air bersih.

"Kalau masih ada warga yang meminta tentunya akan kami kirim juga. Hujan bulan
November ini diprediksi tidak tiap hari, barulah Desember nanti hujan
setiap hari diprediksi turun," pungkas Heru.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved