Berita Pamekasan

Pamekasan Bakal Bentuk KPAID, Atasi Kekerasan Terhadap Anak

“Tentu dalam pembentukan KPAID ini, harus melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk unsur pemerintah, tokoh agama, akademisi, ormas yang pedulu

upi
stop kekerasan seksual pada anak-anak 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Munculnya sejumlah kasus kekerasan dan perdagangan anak di Pamekasan, menarik perhatian DPRD Pamekasan.

Karena itu dewan meminta Pemkab Pamekasan segera membentuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Pamekasan.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail menilai, untuk saat ini Pamekasan sudah waktunya dibentuk KPAID. Sebab belakangan ini banyak kasus yang terjadi pada anak.

Tidak hanya sebagai korban, juga menjadi pelaku.

Pembentukan ini sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 77 Tahun 2003 tentang KPAI. Pada pasal 9, ayat (1) yang menyebutkan, bahwa apabila dipandang perlu dalam menunjang pelaksanaan tugasnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dapat membentuk perwakilan di daerah.

Menurut Ismail, meski terdapat kata perwakilan namun tidak berarti KPAID ini sebagai perwakilan pusat di daerah.

Namun semata-mata keinginan masyarakat yang di daerah demi kebaikan anak.

“Tentu dalam pembentukan KPAID ini, harus melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk unsur pemerintah, tokoh agama, akademisi, ormas yang pedulu terhadap perlindungan anak,” kata Ismail.

Menanggapi hal itu, Bupati Pamekasan, Ach Syafii menyambut permintaan dewan yang menginginkan Pamekasan dibentuk KPAID.

Demi pendampingan anak yang tersandung berbagai kasus dan sudah dibutuhkan, maka ia akan memfasilitasi.

“Jika lembaga ini sudah diperlukan untuk dibentuk, kami siap untuk memfasilitasi. Untuk membentuk lembaga ini kami tentu kami butuh dukungan dari semua pihak. Khususnya pemerhati anak. Insya Allah dalam waktu dekat, kami bergerak,” kata Achmad Syafii, Selasa (3/11/2015).

Dikatakan, saat ini Pamekasan sudah ada lembaga yang menangani khusus anak, yakni Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di BP2KB (Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana) Pamekasan.

Namun, manakala bidang ini dinilai kurang, maka KPAID perlu dibentuk.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Muchsin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved