Berita Magetan

Mengaku Wartawan Koran Kriminal, Gelapkan Motor Warga Magetan

#MAGETAN - Awalnya, dia membeli minuman di toko Ade milik korban di Kelurahan Sarangan RT6/RW 01, Kecamatan Plaosan.

Mengaku Wartawan Koran Kriminal, Gelapkan Motor Warga Magetan
net
Ilustrasi 

SURYA.co.id | MAGETAN - Sungkono Adipranata (32) bin Sukiman asal Dusun Bedug, Desa Kertosari RT13/RW03, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun mengaku wartawan koran kriminal dan ditangkap Polisi.

Dia menjadi buron selama dua tahun karena menggelapkan sepeda motor matik milik Suyatmi (44), warga Kelurahan Sarangan RT6/RW 01, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Keterangan yang dihimpun SURYA.co.id menyebutkan, kasus penggelapan kendaraan bermotor ini bermula saat Kamis (25/6/2013) sekitar pukul 18.00.

Awalnya, dia membeli minuman di toko Ade milik korban di Kelurahan Sarangan RT6/RW 01, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

"Pelaku beli minuman ringan di toko milik korban dengan uang pecahan Rp 50.000. Belum sempat uang kembaliannya diserahkan, pelaku ini pinjam sepeda motor milik korban, dengan alasan untuk mengambil kamera yang habis digunakan meliput di pos Polisi Sarangan," ujar seorang penyidik yang menolak disebut kepada SURYA.co.id, Selasa (3/11/2015).

Kejadian ini, lanjut penyidik, langsung dilaporkan kepada Polisi, namun karena ciri-ciri pelaku yang baru dilihat korban beberapa saat itu menjadikan polisi kesulitan mengidentifikasi pelaku.

"Sebenarnya korban sempat menunggu pelaku ini sampai keesok harinya Jumat (26/3-2013) ini karena sebelum menghilang itu pelaku sempat mengatakan akan kembali mengambil uang kembalian sekalian mengembalikan sepeda motor ke toko korban,"ujar Polisi berkulit kuning bersih ini.

Namun, katanya, setelah membawa sepeda motor korban itu, ternyata pelaku langsung pulang dan tidak pernah mampir ke Pos Polisi Sarangan untuk mengambil kamera, seperti yang dikatakan pelaku kepada korban saat hendak membawa lari motor itu.

"Jadi alasan mengambil kamera ke Pos Polisi Sarangan itu hanya modus saja supaya pelaku bisa membawa lari motor korban. Dan itu benar, setelah membawa motor, pelaku langsung hilang dari wilayah Sarangan,"ujarnya.

Pelaku ini baru berhasil ditemukan dan ditangkap Polisi dirumahnya di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Minggu (1/11-2015) dan digelandang ke Mapolres Magetan atau sekitar dua tahun kemudian sejak pelaku membawa lari sepeda motor korban.

"Dalam penangkapan itu Polisi berhasil menyita satu unit sepeda motor berserta STNK dan kunci kontak,"kata Polisi ini.

Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora yang dikonfirmasi terkait keberhasilan jajarannya mengungkap penggelapan sepeda motor itu membenarkan dan pelaku masih dalam pemeriksaan di Satuan Reserae Kriminal Polres Magetan.

"Pelaku kini masih dilakukan pemeriksaan, nanti rilisnya bisa koordinasi dengan Kasubbag Humas dan Reskrim,"kata Kapolres Johanson kepada Surya, Selasa (3/11). 

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved