Futsal

TIm Futsal Jatim Tak Masalah Main di Kalimantan Selatan

#SURABAYA - "Tidak masalah, selama masih di wilayah Indonesia, kami siap untuk menjalani," kata Dimas Bagus Kurniawan, Manajer Tim Futsal Jatim.

TIm Futsal Jatim Tak Masalah Main di Kalimantan Selatan
surya/haorrahman
SERIUS - Pemain Pra PON Futsal Jatim serius melakukan latihan meski penyelenggaraan Pra PON Grup IV masih tidak jelas. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Keinginan Tim Futsal Pra PON Jatim untuk bermain di DKI Jakarta, di Putaran Kedua Grup IX Babak 16 Besar, Pra PON XIX/2016, gagal terwujud.

Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) memutuskan, tuan rumah Grup IX adalah Kalimantan Selatan (Kalsel). Dengan demikian Jatim, harus bermain di Kalsel. Meski demikian, Jatim tidak masalah harus bermain di Kalsel.

"Tidak masalah, selama masih di wilayah Indonesia, kami siap untuk menjalani," kata Dimas Bagus Kurniawan, Manajer Tim Futsal Jatim, Minggu (1/11/2015).

Keputusan ini setelah turun surat dari AFI, bernomor 72/Nasional/X-2015, perihal Babak 16 Besar kualifikasi futsal PON XIX/2016 Grup IX.

Dalam surat tersebut, akhirnya diputuskan Kalsel menjadi tuan rumah Grup IX. Ini dikarenakan, saat rapat koordinasi AFI, 31 Agustus lalu, daerah yang mengajukan tuan rumah adalah Kalsel, Nusa Tenggara Barat (NTB), Riau, dan DI Yogyakarta. ‎

Namun dari empat daerah yang mengajukan tuan rumah, hanya Kalsel yang lolos ke putaran kedua. Sehingga AFI memutuskan Kalsel yang menjadi tuan rumah.

Sedangkan DKI Jakarta, baru mengajukan diri sebagai tuan rumah, setelah memastikan diri lolos ke putaran kedua. Dengan kondisi ini, Kalsel dan Jatim bergantian menjadi tuan rumah.

Sebelumnya, Jatim menjadi tuan rumah di putaran pertama. Jatim berada di Grup IV bersama Kalsel, NTB, dan Jawa Tengah. Akhirnya dari grup ini, yang berhak melaju ke putaran kedua adalah Jatim selaku juara grup, dan Kalsel di posisi runner up.

Pertandingan kedua tim akhirnya dimenangkan oleh Jatim, 4-2. Menurut Dimas, sebenarnya di pertandingan tersebut timnya bisa menang lebih besar. Hanya saja, pemain-pemainnya terlalu terburu-buru untuk segera memenangkan pertandingan.

"Pemain terlalu bernafsu untuk segera memenangkan pertandingan. Seandainya mereka lebih bersabar, saya yakin kami bisa menang lebih besar," kata Dimas.

Menurut Dimas, dengan bermain di Kalsel, kubu tuan rumah yang paling diwaspadai.

"Tuan rumah yang paling diwaspadai. Namun semua tim yang lolos ke putaran kedua patut diwaspadai," kata Dimas.

Selain Kalsel, tim lainnya yang juga patut diwaspadai adalah DKI Jakarta. DKI berada satu grup bersama Jatim di putaran kedua nantinya.

Putaran kedua sendiri dibagi dua grup, yakni Grup IX dan Grup X. Masing-masing grup dihuni delapan tim. Lima tim terbaik masing-masing grup lolos ke PON XIX/2016. Tim-tim yang akan bersaing di Grup IX yakni Aceh, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, tuan rumah Kalimantan Selatan dan dua wakil dari Grup II.

Grup II yang ditempati Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Bangka Belitung belum bertanding. Grup ini masih belum menyelesaikan pertandingan.

Penulis: Haorrahman
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved