Gus Ipul Minta Jalur Pendakian di Jatim Ditutup

Tujuannya, agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban, karena terjebak kebakaran hutan saat mendaki gunung.

Gus Ipul Minta Jalur Pendakian di Jatim Ditutup
surya/iksan fauzi
Wakil Gubernur Saifullah Yusuf saat menghadiri di Kota Batu, Rabu (11/3/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masih terjadinya kebakaran hutan di beberapa pegunungan di Jatim disikapi serius oleh Wakil Gubernur Saifullah Yusuf.

Gus Ipul minta dan menghimbau sejumlah jalur pendakian gunung-gunung di Jatim selama musim kemarau ini ditutup untuk sementara waktu. Tujuannya, agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban, karena terjebak kebakaran hutan saat mendaki gunung.

"Cukup di Gunung Lawu jatuh korban, jangan sampai kejadian yang sama terulang lagi," tegasnya, Selasa (27/10/2015).

Hal terpenting lainnya, para pendaki, kata Gus Ipul juga diminta bisa menahan diri dan untuk sementara waktu tidak naik alias muncak ke gunung.

"Kondisinya sekarang tidak memungkinkan akibat terjadinya kebakaran hutan di sejumlah gunung," tandasnya.

Menurut mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini, kebakaran hutan tidak hanya disebabkan karena faktor manusia. Tapi juga karena alam, karena saat ini merupakan musim kemarau panjang.

"Inilah yang menyebabkan rumput kering samsat mudah terbakar," imbuhnya.

Ini terbukti dengan data yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, bahwa di Jatim sampai saat ini terdapat 60 titik api. Titik api tersebut tersebar di berbagai gunung, seperti Gunung Argopuro, Gunung Penanggungan, dan Gunung Lemongan.

Khusus Gunung Lawu, saat ini sudah mulai padam dan diharapkan benar-benar padam. Namun, jalur pendakian masih tetap ditutup.

"Demikian juga dengan gunung lain, kita berharap apinya juga cepat padam," pungkasnya.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved