Rabu, 15 April 2026

Berita Jember

Universitas Jember Kembangkan Wahan Edukasi Tanaman Obat

#JEMBER - WETO terletak di Agrotechnopark Jubung di Kecamatan Jubung, Jember. Tempat yang dulunya menjadi lokasi uji coba tanaman dan pembibitan.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yuli
sri wahyunik
Wahana Edukasi Tanaman Obat Universitas Jember 

SURYA.co.id | JEMBER - Bagi anda yang ingin belajar tentang tanaman obat, kini ada tempat jujugan baru di Kabupaten Jember. Wahana Edukasi Tanaman Obat (WETO), demikian nama tempat baru itu, dikembangkan oleh Universitas Jember dan baru diperkenalkan ke masyarakat akhir pekan kemarin.

WETO terletak di Agrotechnopark Jubung di Kecamatan Jubung, Jember. Tempat yang dulunya menjadi lokasi uji coba tanaman dan pembibitan tersebut kini disulap menjadi tempat yang asri dan tertata.

Dari pantauan Surya, sebelum menjadi WETO, tempat itu terlihat tidak terurus secara maksimal. Gedung yang ada di tempat itu beberapa kali dijadikan lokasi acara oleh mahasiswa Unej. Sementara kebun dan lahan tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Namun ketika diluncurkan akhir pekan lalu, wajah tempat itu sudah berubah. Sebuah gerbang bertuliskan 'Wahan Edukasi Tanaman Obat Universitas Jember' terpampang menyapa siapapun yang masuk.

Bagian dalam WETO tertata dengan aneka tanaman. Dan sesuai namanya, tanaman obat mendominasi taman dan lahan di tempat itu. Setidaknya ada 200 jenis tanaman obat di WETO Unej.

Tanaman obat yang ada di situ antara lain Kol Banda, kumis kucing, bunga kenop, jahe, kunyit, bungur, juga alang-alang.

Semua tanaman diberi nama sehingga pengunjung bisa membaca dan mengenal jenis tanaman obat. Selain kebun tanaman obat, WETO juga dilengkapi dengan gedung rimpang, green house, dan tanaman hias.

Gedung rimpang itu sebagai lokasi untuk displai pemanfaatan tanaman obat. Sedangkan green houses sebagai etalase tanaman obat. Untuk tanaman hias, baru bunga anggrek yang terpajang di tempat tersebut.

Tempat itu juga dilengkapi dengan aula, gazebo, dan toilet, juga cafe herbal dan resto.

"Ke depan semoga bisa tahun depan, akan dilengkapi dengan klinik kesehatan herbal. Klinik kesehatan itu memanfaatkan tanaman herbal," ujar Rektor Universitas Jember M Hasan, Minggu (25/10/2015).

Dari peta denah yang diterima Surya, kawasan itu jika dilihat dari atas akan terlihat seperti daun tembakau, daun yang menjadi logo Pemkab Jember dan Unej sendiri.

Hasan menambahkan, keberadaan WETO diharapkan menjadi aset strategis Universitas Jember. "Aset strategis ini tidak hanya bagi warga kampus Unej, namun juga bagi perguruan tinggi lain, dan masyarakat di luar kampus," tegas Hasan.

Masyarakat bisa memanfaatkan kawasan itu sebagai lokasi wisata. Lokasi wisata di tempat itu tentunya bersifat edukasi, terutama tentang tanaman obat.

Bagi warga kampus, tempat itu bisa menjadi lokasi penelitian tentang tanaman obat. Ia berharap Unej menjadi salah satu pusat penelitian tanaman obat di Indonesia dan mendorong masyarakat bisa mandiri kesehatan dengan menanam tanaman obat tersebut.

Sementara Dekan Farmasi Unej, Lestiyo Wulandari mengatakan WETO dirancang untuk menampilkan sarana wisata yang berbasis edukasi dari anak-anak usia dini hingga masyarakat umum. "Wahana itu diharapkan dapat memberikan pembelajaran tentang segala aspek tanaman obat dengan memperhatikan keserasian dan kelestarian kebun," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved