Peristiwa Surabaya
Lubang di Rumah Pompa Tertutup Tripleks, Arek 12 Tahun Tercebur
Korban dan temannya tidak menyadari bila di Rumah Pompa itu ada lubang. Sebab, lubang itu hanya ditutup triplek.
Penulis: Zainuddin | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Wahyu Hidayat (12) tercebur di lubang di Rumah Pompa Panjang Jiwo, Surabaya, Sabtu (24/10/2015) malam.
Nyawa warga Nginden ini tidak dapat diselamatkan setelah mendapat perawatan di RSI Jemursari.
Kanitreskrim Polsek Tenggilis, Iptu Puguh Suwardono menyatakan korban bermain di lokasi bersama tiga temannya sekitar pukul 19.00 WIB.
Korban dan temannya tidak menyadari bila di Rumah Pompa itu ada lubang. Sebab, lubang itu hanya ditutup triplek.
"Korban terjatuh karena triplek yang diinjak korban rusak," kata Puguh.
Melihat temannya terjatuh, teman korban berteriak minta tolong. Sejumlah pria dewasa langsung datang ke lokasi. Sebab, lubang itu sedalam 7 meter dari permukaan tanah.
Puguh tidak mengetahui kedalaman air di lubang itu.
Warga menghubungi polisi untuk minta bantuan. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk mengevakuasi korban. Karena masih bernafas, korban langsung dibawa ke RSI Jemursari. Nyawa korban tidak bisa diselamatkan.
"Jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat RS Dr Soetomo," tambahnya.
Puguh belum mengetahui korban meninggal karena kehabisan nafas atau ada faktor lain.
Pihaknya sempat usul kepada keluarga korban agar jenazah korban diotopsi. Tapi keluarga menolak usul petugas dengan membuat surat pernyataan.
"Orangtuanya masih shock. Bapaknya sampai pingsan tadi," terang Puguh
