Berita Surabaya

Lomba Taman Herbal Bejo Utamakan Tanaman Jahe

Dalam lomba ini setiap kelurahan mendapat bantuan Rp 250.000 untuk modal awal.

SURYA.co.id | SURABAYA - Lomba taman herbal bejo kerjasama dengan PT Bintang Toedjoe diikuti 137 Kelurahan se- Surabaya. Lomba sejak 3 September ini memasuki tahap yakni penentuan 15 besar keluraham yang masuk ke tahap Final.

Tiga juri dalam lomba ini ialah Dra Merdi Juretta Mursyam sebagai wakil ketua 2 PKK, Siti Nuriya Zamzam wakil Ketua 3 PKK, serta Titik Farida dari PKK.

Siti mengatakan lomba taman herbal ini unsur utama ialah adanya tanaman jahe. "Yang penting ada tanaman jahe-nya. Mau sebagus apapun kalau tidak ada tanaman jahe ya nggak mungkin masuk kategori," kata dia saat menjuri taman herbal.

Pada sesi pertama ini, 137 taman herbal bejo ini dinilai melalui gambar foto yang dikirim. Jadi juri menilai keadaan taman herbal melalui foto yang dikirim setiap peserta.

Taman juga didirikan bukan di atas lahan milik warga, tapi di fasum. Dari penilaian juri hari ini, Jumat (23/10/2015), ada beberapa taman herbal yang ada di lahan milik warga.
"Kalau di lahan milik warga itu bukan milik kelurahan tapi milik perorangan," ungkap Siti.
Istri Kepala Inspektorat Surabaya itu menambahkan bahwa kondisi taman juga harus sesuai keadaan sekitar. Dikatakannya semisal taman itu ada di perkampungan maka taman itu tidak terlalu kotor atau minimal harus rapi.

"Kalau dari tampilan luar sudah bagus dan rapi maka bisa masuk kategori. Kita juga menilai dari kreatifitas taman itu. Gak hanya pas siang saja enak dipandang, malam pun kalau perlu bisa terlihat itu taman herbal," ungkap dia.

Begitupun yang dikatakan oleh Titik Farida. Ia mencontohkan ketika menjuri salah satu taman di Banjar Sugihan.

"Di taman herbal banjar sugihan ini kelihatan kalau masih pemula. Pot nya ini juga masih kecil-kecil. Tapi kalau dilihat dari segi penataan tamannya ini bisa terbilang rapi," ungkap dia.

Dalam lomba ini setiap kelurahan mendapat bantuan Rp 250.000 untuk modal awal. Untuk para pemenang juga dikategorikan menjadi 6 kategori juara.

Masing-masing mendapat hadiah berupa uang tunai, yakni juara pertama mendapat hadiah sebesar Rp 15 juta, lalu juara dua Rp 12,5 juta, dan juara tiga sebesar Rp 10 juta.

Lalu untuk harapan pertama mendapat Rp 7,5 juta, lalu harapan dua mendapat Rp 5 juta, serta harapan tiga Rp 2,5 juta.

Lalu Kelurahan yang masuk 15 besar ialah Dukuh Pakis, Banyu Urip, Genteng, Gundi, Kali Rungkut, Karah, Nginden Jangkungan, Moro Krembangan, Kedung Baruk, Rungkut Tengah, Simokerto, Sawahan, Mojo, Wonorejo, dan Kandangan.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved