Hukum Kriminal Surabaya

Polisi Simpan 13 Kg Sabu Urung Disidang karena Istri Kedua Akan Bersalin

“Kamu (Latif, red.) tidak bisa diperiksa hari ini karena ada temanmu yang akan melahirkan. Tapi kamu tetap ditahan,” kata Fernandus.

Polisi Simpan 13 Kg Sabu Urung Disidang karena Istri Kedua Akan Bersalin
surya/zainuddin
ABdul Latif dan Susi menunggu sidang di PN Surabaya, Rabu (21/10/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sidang perdana anggota Polsek Sedati, Aiptu Abdul Latif urung digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (21/10/2015).

Jaksa Karmawan minta sidang ditunda karena tidak bisa menghadirkan terdakwa kedua yang juga istri siri Abdul Latif, yaitu Indri Rahmawati.

Sebenarnya sidang perdana ini untuk membacakan dakwaan kepemilikan sabu seberat 13 kilogram (Kg).

Sebelum jaksa membaca dakwaan, majelis hakim pimpinan Fernandus membaca identitas terdakwa. Fernandus bertanya soal tidak hadirnya Indri dalam sidang itu.

Karmawan langsung maju ke meja hakim dan menyerahkan surat dari dokter. Dalam surat ini diketahui bahwa Indri sedang dirawat di RS sejak 9 Oktober 2015 lalu. Indri harus persalinan kandungannya yang diperkirakan akan lahir pada 22 Oktober 2015.

“Kami minta sidang ditunda sampai terdakwa siap, Pak hakim,” kata Karmawan.

Fernandus menganggap surat dokter itu tidak tegas. Seharusnya Indri dirawat didalam Rutan Medaeng. Tapi Indri malah mendapat perawatan di luar Rutan.

Selain itu, tidak ada petugas yang menjaga Indri selama dirawat di RS. Fernandus langsung minta Indri diawasi oleh petugas dari kejaksaan, kepolisian, dan Rutan.

“Kamu (Latif, red.) tidak bisa diperiksa hari ini karena ada temanmu yang akan melahirkan. Tapi kamu tetap ditahan,” kata Fernandus.

Perlu diketahui Indri adalah istri siri dari Abdul Latif. Saat ditangkap anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya, Indri sudah hamil sekitar 7 bulan.

Halaman
12
Penulis: Zainuddin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved