Breaking News:

Berita Sidoarjo

25 Warga Korban Lumpur Tidak Masuk Berkas Ganti Rugi

BPLS, lanjutnya, sudah mendata 25 warga yang belum terdaftar dalam dana talangan pemerintah Rp 767 miliar itu.

surya/irwan syairwan
Sebagian korban lumpur Lapindo tengah berdoa saat mengadakan istigosah beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID | SIDOARJO - Masih ada warga yang tidak masuk berkas ganti rugi lumpur Lapindo. Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), setidaknya ada 20-an warga yang belum mendapatkan ganti rugi tersebut.

Kepala Pokja Perlindungan Sosial BPLS, Slamet Priambodo, mengatakan ada 25 warga yang mengadu tidak termasuk 3.331 berkas korban lumpur lapindo yang ditalangi pemerintah.

"Ada warga yang melaporkan. Tentunya akan kami layani," kata Slamet, Senin (19/10/2015).

BPLS, lanjutnya, sudah mendata 25 warga yang belum terdaftar dalam dana talangan pemerintah sebesar Rp 767 miliar itu. Dalam minggu ini akan dilakukan pemanggilan untuk memeriksa berkas-berkas lahan seluruh warga.

"Informasinya ke-25 warga ini belum menerima sepeser pun. Aduannya kami terima dan layani, tapi kami tetap perlu verifikasi keabsahannya," sambungnya.

Ditengarai, masih ada warga yang belum menerima ganti rugi karena terlambat memasukkan berkas, sementara BPLS sudah memasukkan berkas warga yang lain.

Kendati demikian, Slamet menyatakan akan mengirimkan berkas ke-25 warga itu jika hasil verifikasinya nanti positif.

"Dibayar pemerintah atau Lapindo, itu nanti kewenangan Pusat. Hanya ini (memverifikasi), yang bisa kami upayakan," ujarnya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved