Berita Pamekasan

2 Pencuri Burung Cinta Tepergok, Begini Perlakuan Warga

#PAMEKASAN - Ketika melintas di rumah Zaini, curiga melihat dua orang tidak dikenal mengambil burung cinta dan sangkarnya di halaman rumah Zaini.

2 Pencuri Burung Cinta Tepergok, Begini Perlakuan Warga
fb.com/tiarajava
ILUSTRASI: Love bird pastel kuning. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Diduga hendak mencuri burung cinta atau love bird,  Halili (28), warga Dusun Malang, Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, ditangkap dan diserahkan ke Polsek Proppo, Kabupaten Pamekasan, Senin (19/10/2015) sekitar pukul 02.00.

Tersangka mencuri burung cinta di rumah Zaini (52), guru SD, warga Dusun Kebun, Desa Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan.

Saat itu dia bersama temannya, Ali Bakri (42), warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Sumenep yang berhasil melarikan diri.

Dari tangan tersangka, petugas menyita 4 ekor burung cinta berikut sangkarnya. Sepeda motor Honda Supra, yang digunakan tersangka ikut diamankan di Polsek Proppo, Pamekasan.

Kapolsek Proppo, AKP Ali Akbar, yang dimintai konfirmasinya mengatakan, tersangka masih dimintai keterangan di polsek. “Sudah berapa kali tersangka mencuri dan bersama siapa, masih kami dalami,” kata AKP Ali Akbar.

Menurut sumber di lokasi kejadian, malam sebelum mencuri, sekitar pukul 21.00 Halili bersama Ali Bakri tida di Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Pamekasan, mengendarai sepeda motor Honda Supra.

Namun sepeda motornya dititipkan pada Ali Rahman, dengan alasan tersangka mau ke rumah temannya di Desa Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan.

Sekitar pukul 01.45, Hakim, warga sekitar baru pulang dari mengecek aliran irigasi di sawahnya. Namun ketika melintas di rumah Zaini, perasaan curiga timbul saat melihat dua orang tidak dikenal mengambil burung cinta dan sangkarnya di halaman rumah Zaini.

Sontak Hakim berteriak keras maling hingga tiga kali, membuat Zaini terbangun dan keluar sambil juga berteriak maling, sampai mengundang perhatian tetangga sekitar.

Kedua tersangka melarikan diri, namun Halili berhasil ditangkap dan dikeroyok massa. Sedang Ali Bakri kabur.

“Kami lihat banyak warga di rumah Pak Zaini menginterogasi pencuri itu. Kemudian pagi hari, pencurinya diserahkan ke polisi,” ujar Andi, salah seorang warga sekitar.

Penulis: Muchsin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved