Berita Sidoarjo

Sidoarjo Gempar, Ada Tengkorak di Lahan Yang Dibakar Sepekan Lalu

#SIDOARJO - Apinya memang besar, tapi kami tak melihat hal mencurigakan apalagi ada orang yang ikut terbakar.

Sidoarjo Gempar, Ada Tengkorak di Lahan Yang Dibakar Sepekan Lalu
irwan syairwan via polsek sukodono
LOKASI KEJADIAN - Ada tengkorak manusia di pekarangan warga Dusun Wonokoyo, Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Bau menyengat membuat warga Dusun Wonokoyo, Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo, gempar. Bau tersebut berasal dari tengkorak manusia di sebuah pekarangan warga.

Buamin (53), sedang mengambil air wudhu untuk shalat Maghrib, Sabtu (17/10/2015). Namun, kekhusyukannya terhenti tatkala ia mengendus bau busuk dari pekarangan rumahnya.

Terganggu dengan bau itu, Buamin memcari sumbernya. Masih memakai sarung dan kopyah, Buamin kaget karena bau tersebut berasal dari sebuah tengkorak manusia.

"Ternyata tengkorak manusia. Saya langsung lapor polisi," kata Buamin kepada awak media.

Seminggu sebelumnya, pekarangan rumahnya memang sengaja dibakar. Lahan tersebut rencananya akan dibuat lahan pertanian, sembari menunggu musim hujan datang.

Namun, saat pembakaran dilakukan tak ada hal yang mencurigakan. Tetangga Buamin, Siti Anis, pun menyaksikan sendiri ketika Buamin dan beberapa warga membakar lahan tersebut.

"Apinya memang besar, tapi kami tak melihat hal mencurigakan apalagi ada orang yang ikut terbakar," sambungnya.

Kapolsek Sukodono, AKP Subadri, menuturkan tengkorak tersebut sudah diamankan dan tengah dilakukan uji forensik di RS Pusdik Gasum, Porong. Uji forensik ini untuk mengetahui jenis kelamin dan golongan darah.

"Tengkorak tersebut berupa tempurung kepala, tulang punggung, rusuk, tangan, dan kaki. Bagian bawah tengkorak tersebut juga terdapat kain sarung," imbuh Subadri.

Terkait kebakaran yang terjadi minggu lalu di lokasi ditemukannya tengkorak dan dugaan tengkorak tersebut ikut terbakar, Subadri menyatakan masih menunggu forensik.

“Kalau dari hasil olah tkp, ada dugaan tengkorak itu sudah cukup lama. kalau tengkorak itu baru, pasti warga akan mengetahuinya, sebab lokasi itu menjadi akses warga untuk ke sawah,” ujarnya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved