Berita Malang Raya
Siswa SD Galang Tanda Tangan Untuk Korban Asap
"Ada 50 orang yang terlibat dalam aksi kepedulian ini," kata Lilik pada Surya, Jumat pagi.
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Yoni
SURYA.co.id |MALANG - Belasan siswa dari SD Islam Terpadu, Kota Malang menggelar aksi simpatik, dan menggalang tanda tangan untuk mengajak masyarakat Malang peduli Korban Asap.
Aksi itu dilakukan di depan Stasiun Kota Baru, Kota Malang, Jumat (17/10/2015).
Aksi itu diawali dengan aksi long march para siswa dari sekolah, serta Masjid Ahmad Yani menuju depan Stasiun Kota Baru. Mereka kemudian berbaris, dan membentangkan spanduk kepedulian pada korban asap.
Kemudian, para siswa ini melihat aksi teatrikal dari pengurus Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF), yang menceritakan dampak buruk asap pada kesehatan manusia.
Aksi itu berupa seorang yang memotong pohon, lalu membakar hutan, kemudian membuat penduduk sesak nafas, lalu mati.
Kordinator aksi, Lilik Rahmawati memaparkan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat peduli, dan membantu masyarakat yang menjadi korban asap.
"Ada 50 orang yang terlibat dalam aksi kepedulian ini," kata Lilik pada Surya, Jumat pagi.
Lilik menambahkan jumlah korban asap berdasar data Kementerian Kesehatan saat ini telah mencapai 15.234 orang, dan 12.262 orang dari jumlah itu menjadi korban ISPA.
Korban ISPA ini, kata Lilik sangat membutuhkan bantuan berupa masker, obat, serta oksigen.
Oleh karena itu mereka mengajak masyarakat untuk peduli pada korban Asap.
"Kami juga menggalang dana agar korban di sana segera terobati," tambah Lilik.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/teatrikal-asap-malang_20151016_143828.jpg)