Berita Magetan

Ini Tersangka Pembunuh Pacar Yang Tertidur Tanpa Celana Dalam di Kebun

#MAGETAN - SWJ menemukan SYT tertidur di kebun, dengan posisi miring tanpa menggunakan celana dalam. Dia makin cemburu.

SURYA.co.id | MAGETAN - Polisi Resor Magetan menangkap SWJ (57), warga Desa Manjung, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan yang diduga kuat sebagai tersangka pembunuh SYT (53), warga Desa Jongrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.

SYT terbunuh di kebun tepi sungai Desa Gendung, Kecamatan Genengan, Kabupaten Ngawi, Kamis (15/10/2015) sekitar pukul 17.40.

Kasus ini terungkap setelah Polisi Magetan mendapat keterangan dari beberapa saksi yang kenal SWJ dan SYT, termasuk keluarga SYT.

Tetangganya cerita, SYT saat siang bekerja di sawah dan malam masih mencari penghasilan sebagai pekerja seks komersial di kawasan Cemoro.

"Keterangan dari saksi-saksi dan keluarga korban, SWJ itu sudah lama menjalin asmara dengan korban, sehingga selain warga setempat mengetahui hubungan itu, juga keluarga korban," ungkap Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora.

Ia mengungkapkan hal itu kepada SURYA.co.id seusai menangkap SWJ di Kabupaten Ngawi, Kamis (15/10/2015).

Menurut Johanson, SWJ membunuh karena merasa cemburu setelah tetap nekad mejajakan diri. Saat itu sempat terjadi cek-cok. SWJ pun memukul kepala pacarnya pakai batu.

da
MAYAT KORBAN SYT DI KEBUN

"Setelah pemukulan itu, korban malah nekad meninggalkan tersangka. Saat itu sudah tengah malam, sekitar pukul 00.15," jelas Kapolres Johanson Ronald Simamora.

Setelah beberapa saat korban pergi, tersangka berniat menyusulnya ke Cemoro, tempat mangkal korban. SWJ menemukan SYT tertidur di kebun tepi sungai, dengan posisi miring tanpa menggunakan celana dalam.

Melihat itu, amarah tersangka semakin memuncak sehingga korban yang sedang tidur lelap itu dipukul tengkuknya dua kali.

"Tersangka sempat memegang perut korban, melihat korban tidak bernafas. Tersangka bergegas meninggalkan korban di kebun milik warga di pinggiran sungai dekat kandang itik Sadino. Saksi penemu pertama ini yang kemudian melapor ke parangkat desa setempat," kata Kapolres Johanson.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yuli
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved