Berita Magetan

Kapolres Magetan Tunjukkan Tersangka Maling Kambing dan Jambret

Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora: Saya berharap warga selalu menjaga keamanan di lingkungannnya, meramaikan lagi Poskamling.

Kapolres Magetan Tunjukkan Tersangka Maling Kambing dan Jambret
Surya/Doni Prasetyo
Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora merasa banggga dengan prestasi anggotanya yang dalam waktu singkat berhasil menangkap tersangka jambret dan pencurian kambing. 

SURYA.co.id | MAGETAN - Polisi Resor Magetan menangkap tersangka penjambret dan pencuri kambing dalam tempo singkat. 

Tersangka penjambret adalah Muhammad Nur Huda (21), warga Dusun Ngambaan, Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo.

Sedangkan tersangka maling kambing adalah Setu (53) alias Kethek, warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan dan Heri Sunarno (36) alias Blending, warga Dusun Biting, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol. 

"Pelaku jembret kami kenakan pasal 365 ayat 1, pencurian dengan kekerasan (curas) sedang kedua pelaku lainnya, pencurian kambing, dikenakan pasal 363, pencurian dengan pemberatan (curat), karena dilakukan pada malam hari," kata Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora kepada SURYA.co.id, Rabu (14/10/2015).

Menurut AKBP Johanson, pencurian kambing dilakukan di wilayah Desa/Kecamatan Bendo dan penjambretan dilakukan di jalan kabupaten masuk wilayah Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.

"Kasus pencurian kambing itu ternyata dilakukan kedua tersangka di 14 tempat kejadian perkara (TKP). Keempat belas TKP itu, dua di wilayah Sukomoro, Maospati dua TKP, Bendo empat TKP, Takeran satu TKP, Kawedanan dua TKP, dan Ngariboyo tiga TKP," jelas mantan Kapolres Pulau Seribu ini.

Saat ditangkap, kedua pelaku pencurian kambing sedang membawa tiga ekor kambing yang dimasukkan kedalam tas bekas karung plastik yang dibentuk keranjang.Kedua pelaku pencurian kambing ini sangat meresahkan warga desa, terutama yang memiliki kandang jauh dari rumah tinggalnya.

"Kedua pelaku pencurian kambing ini diancam hukuman tujuh tahun penjara. Karena pelaku dua orang, hukuman sesuai KUHP bisa diancam penjara sembilan tahun,"kata AKBP Johanson Ronald Simamora.

Sementara pelaku curas (jambret) yang dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 mengatur pencurian yang didahului kekerasan, diancam hukuman 9 tahun penjara. Karena sesuai di KUHP pelaku curas ini, ancaman hukumannya cukup berat.

"Saya berharap warga di Magetan bisa selalu menjaga keamanan di lingkungannnya, dengan meramaikan lagi pos-pos Kamling. Karena polisi dengan personil yang terbatas tidak bisa mengamankan wilayah yang luas dengan kondisi medan seperti di Kabupaten Magetan yang sebagian besar pegunungan ini,"tandas Kapolres AKBP Johanson Ronald Simamora. 

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved