Berita Pamekasan

5 Orang Sekeluarga Keracunan Asap Genset, 2 Kucing Juga Mati

#PAMEKASAN - Seorang di antaranya tewas, sedang tiga lainnya kritis dan dirawat di RSUD dr Slamet Martodirjo, Pamekasan, Madura.

5 Orang Sekeluarga Keracunan Asap Genset, 2 Kucing Juga Mati
YouTube
ILUSTRASI ASAP BERACUN DARI GENSET 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Sekeluarga diduga menjadi korban keracunan gas pembuangan karbon monoksida, Minggu (4/10/2015) sekitar pukul 09.00. 

Seorang di antaranya tewas, sedang tiga lainnya kritis dan dirawat di RSUD dr Slamet Martodirjo, Pamekasan, Madura. Korban meninggal menimpa H Martawi (55), warga Dusun Togur Daya Desa Sotaber, Kecamatan Pasean, Pamekasan.

Sedang istrinya, Hj Sumani (50), anaknya, Salaman (25), tak sadarkan diri dirawat di ruang ICU dan mertuanya Nabiha (66), tak sadarkan diri, dirawat di sal D RSUD Slamet Martodirjo, Pamekasan.

Korban Martawi tewas di pelukan istrinya. Posisi tubuh Martawi di bawah tertindih tubuh istrinya di atas kasur di ruang keluarga di depan TV. Begitu juga, dua ekor kucing peliharaannya juga mati di dalam rumah itu.

Menurut sumber di lokasi kejadian, malam itu korban tidur bersama istrinya di atas kasur di ruang tengah di depan TV.

Sedang mertuanya, Nabiha tidur di kamar depan dan Salaman, anaknya tidur di kamar belakang. Sedang anak bungsunya, Baidawi (17), tidur di kamar di luar.

Kedua kamar yang ditempati Nabiha dan Salaman, posisi pintunya terbuka. Hanya saja, walau rumah itu memiliki jendela dan fentilasi yang terletak di atas jendela dan pintu. Namun fentilasi itu tidak pernah dibuka.

Malam itu antara pukul 01.00 hingga pukul 03.30 aliran listrik PLN di kawasan Pasean padam.

Untuk menerangi rumah dan tokonya, korban terpaksa menghidupkan mesin genset yang ditaruh di dalam rumah di bagian belakang. Tidak diketahui pasti, berapa ukuran dan daya volt mesin gentset itu.

Pagi hari sekitar pukul 09.00, Baidawi yang masih duduk dibangku kelas II SMA itu terbangun mendengar suara ketukan pintu di ruang utama rumahnya.

Halaman
12
Penulis: Muchsin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved