Sabtu, 11 April 2026

Pameran Akik

Deddy Dores Penasaran Khasiat Akik Mani Gajah

Deddy Dores senang saat menerima hadiah cincin akik mani gajah di stan Mulia Djagad pada pameran akik Hi-Tech Mall Surabaya.

Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
SURYA/PRAMUDITO
Deddy Dores (nomor dua dari kanan) saat menerima cincin akik mani gajah di stan Mulia Djagad di pameran akik Hi-Tech Mall Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Nama akik mani gajah yang mulai jadi perbincangan masyarakat penggemar batu mulia ini tampaknya tak lepas dari perhatian Deddy Dores. Karena itu, saat menghadiri pameran akik di Hi-Tech Mall Surabaya, musisi yang sudah merilis ratusan lagu ini juga mengincar akik mani gajah.

Dan wajahnya langsung sumringah ketika mendadak disodori cincin yang fenomenal itu oleh Heru Krisbianto dari stan Mulia Djagad. “Wah terima kasih sekali,” serunya sambil mengamati cincin di jari manisnya.

Pencipta lagu Cintaku Tak Akan Berubah, Bibir, dan Bagai Lilin Kecil tampaknya makin penasaran. “Apa sih khasiatnya?” begitu tanyanya pada Heru.

Ketika dilontarkan bahwa salah satu khasiat batu dari fosil gajah purba ini adalah untuk ‘pengasihan’, Deddy Dores pun langsung mendapat sentilan, “Wah, bisa-bisa kawin lagi nih Bang Deddy!”

Deddy Dores hadir di pameran itu untuk menyerahkan hadiah bagi para pemenang lomba yang diadakan oleh DMR Production, selaku penyelenggara pameran yang sudah digelar sejak 14 September tersebut. Pameran yang diadakan untuk kedua kalinya di Hi-Tech Mall Surabaya ini akan berakhir, Minggu (4/10).

Pameran semua akan berakhir 26 September, namun karena permintaan para pedagang akhirnya diperpanjang lagi selama sepekan. “Kali ini diikuti sekitar 200 peserta. Dan yang ikut ini sudah mewakili seluruh provinsi di Indonesia,” kata Baharmi, dari DMR Production.

Para pedagang mengaku terjadi persaingan ketat karena banyaknya peserta di pameran tersebut. “Alhamdulillah, meski persaingan ketat tapi omzet setiap harinya masih bagus,” ujar Heru.

Setiap hari rata-rata Rp 5-6 juta. “Minim dapat Rp 3 juta,” tuturnya.

Di stan ini terpampang batu mani gajah beragam ukuran dari yang masih ‘mentah’ hingga yang siap pakai. Ada pula yang dalam bentuk biseki fosil mani gajah. Salah satu diantaranya, biseki fosil mani gajah dengan berat sekitar 60 kg ini ditawarkan dengan harga Rp 65 juta.

Menurut Heru, ada tiga jenis batu fosil mani gajah, yaitu yang berwarna putih dari India, dan hitam dari Lampung. Sedang mani gajah dari Sangiran, Sragen (Jateng), lebih bervariasi, kuning, merah, merah madu, dan hijau.

Tags
batu akik
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved