Breaking News:

Pencak Silat

Perguruan Perisai Diri Fokus Regenerasi Pesilat Muda

Mantan Dirut PT Semen Gresik ini terpilih sebagai Ketua Umum Kelatnas Perisai Diri Pusat, menggantikan Nanang Sumindarto, dalam Munas ke-23.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Yuli
surya/sudharma adi
Ketua umum Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Perisai Diri Pusat, Dwi Soejipto saat melantik pengurus baru periode 2015-2019 di Hotel Bumi Surabaya, Sabtu (3/10/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menjalani kepengurusan baru Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) periode 2015-2019, Perisai Diri (PD) Pusat akan fokus pada regenerasi pesilat muda. Dengan munculnya atlet-atlet muda, maka nantinya PD bisa memberi sumbangsih pada atlet silat menuju PON 2016 mendatang.

Ini diutarakan Ketua Umum Kelatnas PD Pusat, Dwi Soetjipto. Pria yang menjadi ketua umum periode 2015-2019 ini mengakui, bahwa PD sudah saatnya memunculkan atlet-atlet muda berbakat yang bisa membawa daerah masing-masing di ajang PON 2016 dan PON berikutnya.

"Salah satu program kerja yang jadi fokus kami adalah melahirkan atlet-atlet baru PD yang berprestasi di tingkat nasional," jelasnya kepada wartawan, usai melantik pengurus baru Kelatnas PD Pusat 2015-2019 di Hotel Bumi Surabaya, Sabtu (3/10).

Dijelaskan Dirut PT Pertamina ini, peningkatan prestasi pesilat PD, baik di tingkat nasional dan internasional, menjadi tolok ukur harumnya nama silat nasional. Ini yang jadi pembahasan pengurus baru Kelatnas PD Pusat periode 2015-2019.

"Begitu pengurus baru dilantik, maka pembahasan rapat kerja (raker) terkait peningkatan prestasi sedang dilakukan. Kami akan menghitung kemampuan dan potensi atlet untuk tahun depan dan lima tahun mendatang," paparnya.

Mantan Dirut PT Semen Gresik ini terpilih sebagai Ketua Umum Kelatnas Perisai Diri Pusat, menggantikan Nanang Sumindarto, dalam Munas ke-23 di Yogyakarta pada Mei lalu.

Dalam rapat koordinasi dengan pengurus baru, Dwi juga memfokuskan pada pengembangan PD sebagai perguruan silat yang telah memiliki 26 cabang di provinsi dan 13 negara ini.

"Diharapkan keutuhan organisasi tetap terjaga dan membangun organisasi yang modern. Untuk itu, perlu ada check and balance serta pengawasan dari pembina," tegasnya.

Demi pengembangan organisasi modern, maka tiga bidang kerja akan dioptimalkan, yakni pemanfaatan dan pencatatan aset, optimalisasi pendanaan, dan terkait sosialisasi silat serta peningkatan prestasi pesilat PD.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved