Berita Sumenep

Sumenep Juga Bergolak, Massa Bakar Mobil Penambang Pasir Liar

#SUMENEP - Pergolakan menentang penambangan pasir liar tidak saja terjadi di Lumajang, tetapi juga di obyek penambangan pasir liar di Sumenep.

Sumenep Juga Bergolak, Massa Bakar Mobil Penambang Pasir Liar
m rivai
BAKAR MOBIL - Warga bakar mobil pick up penambang pasir liar di Dusun Pandan, Desa Ambunten, Kecamatan Ambunten Sumenep, Jumat (2/10/2015) pagi. 

SURYA.co.id | SUMENEP - Pergolakan menentang penambangan pasir liar tidak saja terjadi di Kabupaten Lumajang, tetapi juga di beberapa obyek penambangan pasir liar di Kabupaten Sumenep, Madura.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Pasongsongan, massa tak dikenal yang selama ini getol menolak keberadaan penambangan pasir liar membakar sebuah mobil pick up yang sedang mengangkut pasir di Dusun Pandan, Desa Ambunten, Kecamatan Ambunten Sumenep, Jumat  (2/10/2015) pagi.

Mereka bertindak brutal karena kesal pada ulah sejumlah penambang pasir lia yang terus mengeruk pasir di sekitar pesisir desa tersebut, hingga mengancam terjadinya abrasi.

Sementara, pemerintah tidak tegas terhadap penambang pasir liar yang tak pernah tersentuh hukum, bahkan terkesan aparat tinggal diam, sehingga warga terpaksa menghakimi sendiri.

Aksi serupa pernah terjadi ketika massa membakar sepeda motor yang diduga milik penambang.

Informasi yang diperoleh SURYA.co.id menyebutkan, pembakaran mobil pick up warna hitam itu bermula ketika Jumat pagi, sebuah mobil pick up masuk areal penambangan pasir liar.

Warga sudah curiga akan terjadi pengerukan atau penambangan pasir lagi sehingga langsung melempari mobil tersebut pakai batu dan kayu-kayu.

"Karena dilempar batu dan kayu oleh ratusan warga, sopir dan beberapa orang pekerja yang ikut dalam mobil tersebut lari menyelamatkan diri, dan meninggalkan mobilnya di lokasi pasir," terang warga yang namanya tak mau ditulis.

Karena warga melihat sopir mobil No Pol W 8680 NL dan beberapa orang pekerjanya kabur, ratusan massa mulai beringas dan tak lama berselang massa merangsek ke mobil tersebut.

Mereka yang kesal dengan ulah penambang pasir liar sempat menggedor-gedor kaca mobil, mencoba mencari pemilik mobil dan pekerjanya. Namun karena benar-benar sudah kabur, warga semakin marah dan merusak mobil hingga akhirnya dibakar.

Halaman
12
Penulis: Moh Rivai
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved