Rabu, 20 Mei 2026

Peristiwa Malang Raya

Asyik Nongkrong, Dua Pemuda Ini Dikeroyok Orang Tak Dikenal

"Peristiwanya sekitar pukul tujuh malam," tutur Wahyudi Utomo, Ketua RT 3, RW 5, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Tayang:
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Parmin
surya/adrianus adhi
Lokasi pengeroyokan dua pemuda, Jumat malam (2/10/2015). 

SURYA.co.id | MALANG - Dua pemuda yang sedang nongkrong di Alfamart, Jl Mayjen Panjaitan, Kota Malang, dikeroyok tiga pemuda tak dikenal Jumat (2/10/2015) malam.

Kedua pemuda itu adalah Iskandar (36), warga Jl Mayjen Panjaitan dan Siput (35), warga Polehan. Keduanya merupakan tetangga yang selama ini dikenal sebagai penjual batu akik.

"Peristiwanya sekitar pukul tujuh malam," tutur Wahyudi Utomo, Ketua RT 3, RW 5, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kala itu kedua korban ini sedang duduk di teras ATM Alfamart. Saat asyik mengobrol datang dua motor, yang kemudian memarkir kendaraan di hadapan mereka. Saat itupula pengemudi motor turun, dan memukuli mereka.

Akibat peristiwa ini, Siput dan Iskandar mengalami luka yang cukup parah. Kepala mereka terluka, bahkan keduanya juga harus dilarikan ke ruang IGD Rumah Sakit Saiful Anwar. Mereka juga pingsan karena pengeroyokan tersebut.

Selain itu, peristiwa ini mengakibatkan arus lalu lintas di lokasi tersebut menjadi macet selama lebih dari dua jam.

"Pelakunya belum ditangkap. Mereka kabur," kata Wahyudi.

Wahyudi menambahkan kedua korban pengeroyokan ini dikenalnya dengan baik. Iskandar dan Siput dikenal sebagai penjual batu akik di sekitar tempat tinggalnya.
Meski demikian, Wahyudi belum tahu penyebab pengeroyokan ini.

Sejumlah warga di lokasi kejadian juga tidak mengetahui penyebab kejadian tersebut lantaran pengeroyokan berlangsung cepat. Tak ada cekcok mulut sebelum pengeroyokan terjadi.

"Tadi ada yang melerai, karena itu pelakunya kabur," kata Wahyudi.

Ada dugaan pengeroyokan ini karena dendam lama. Siput diketahui pernah berkelahi dengan orang lain, namun kasus tersebut berakhir damai.

Kapolsek Klojen, Kompol Teguh mengatakan masih menyelidiki kasus ini.
Ia juga belum bisa menjelaskan kronologi kasus ini dengan detail karena penyelidikan masih berlangsung.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved