Berita Pamekasan

Pembangunan Sumur Bor Senilai Rp 5 Miliar Kembali Tertunda

“Proyek ini merupakan hasil jadwal ulang APBD 2014 lalu. Jadi harus diselesaikan tahun ini. Dan kami akan berusaha agar lelang tuntas," kata Muharram.

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Pembangunan sumur bor senilai Rp 5 miliar di 16 titik di 16 desa di Pamekasan terancam molor tidak digarap.

Pasalnya hingga memasuki Oktober 2015, proyek yang dijadwalkan semester II 2015 ini proses lelangnya belum tuntas. Sehingga diprediksi proyek tersebut kembali dijadwal ulang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikatarung), Muharram, Kamis (1/10/2015) mengatakan, jika waktu pengerjaannya untuk proyek sumur bor pada posisi saat ini kondisinya waktunya sempit.

Namun proyek ini mendesak untuk dikerjakan, karena untuk menanggulangi dampak kekeringan, maka proses lelang tetap dilakukan. Mengenai apakah proyek ini bisa selesai sesuai jadwal, tergantung pelaksana rekanan yang mengerjakan.

“Proyek ini merupakan hasil jadwal ulang APBD 2014 lalu. Jadi harus diselesaikan tahun ini. Dan kami akan berusaha agar lelang tuntas, sehingga pada tahun ini proyeknya selesai dikerjakan dan bisa difungsikan,” kata Muharram.

Menurut Muharram, proyek sumur bor merupakan program Pemkab Pamekasan tahun 2014 lalu yang diperuntukkan untuk menanggulangi krisis air bersih jangka panjang, di sejumlah kawasan di Pamekasan, yang menjadi dampak kekeringan.

Diakui, proyek sumur bor ini pada 2014 lalu gagal dilelang. Karena bagi seluruh rekanan yang akan mengikuti proses lelang harus memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) aktif.

Sedang pada saat itu, sebagian besar peserta lelang belum sempat memvalidasi SBUnya, sehingga proses lelang ini dijadwal kembali pada 2015. Namun ternyata hingga Oktober 2015 lelang baru digelar.

Dikatakan, sekarang ini proses lelang sudah berlangsung dan sudah memasuki tahap pendaftaran bagi peserta lelang. Dan kendati sisa waktu hanya tinggal tiga bulan akan memengaruhi pada gagalnya sebagian proyek.

“Dalam proyek ini terdapat 12 paket pengerjaan. Kami yakin dari 12 paket ini, tidak semuanya gagal karena terbentur waktu. Tentu lebih dari separuh paket bisa dikerjakan dan tuntas tahun ini,” papar Muharram.

Anggaran sumur bor sebesara Rp 5 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2014. Terdiri dari dana reguler sebesar Rp 2.515.601.000, dan dana tambahan sebesar Rp 2.509.689.600.

Penulis: Muchsin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved