Kamis, 9 April 2026

Berita Jombang

Ngantuk, Sopir Pikap Seruduk Truk, Sopir Terjepit

“Saya heran dia (sopir) tidak mengerem, tapi langsung nyelonong saja hingga menabrak truk,” kata Kusnadi.

Penulis: Sutono | Editor: Yoni
surya/sutono
Suswanto, sopir mobil pikap yang kakinya terjepit dashboard dan kemudi saat coba dilepaskan, yang memerlukan waktu sekitar 30 menit. 

SURYA.co.id |JOMBANG- Gara-gara sopir mengantuk, sebuah mobil pikap (pick up) menyeruduk truk gandeng bermuatan tetes tebu di jembatan layang (fly over) Peterongan, Jombang, Kamis (1/10/2015).

Benturan keras membuat pengemudi mobil pikap, Suyanto (40), warga Desa/Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, terjepit di antara ‘dashboard’ dan kemudi di dalam kabin yang ringsek, setelah menabrak bagian belakang truk gandeng.

Evakuasi sopir berlangsung cukup lama, sekitar 45 menit. Ini karena minimnya peralatan yang digunakan untuk mengeluarkan kaki sopir dari jepitan dashboard dan kemudi.

Lamanya evakuasi tak urung membuat jalan dari arah Surabaya tersendat, karena posisi mobil pikap yang kecelakaan hanya menyisakan badan jalan untuk satu kendaraan.

Menurut kernet mobil pikap, Kusnadi, kecelakaan diduga karena sang sopir mengantuk. Karena kondisi mengantuk, saat sampai di lokasi kejadian, dia tidak tahu di depannya ada truk gandeng yang melaju lambat akibat jalan menanjak.

Karena pikap melaju kencang dari arah Surabaya menuju Jombang, benturan tak terhindarkan. Mobil pikap menubruk keras bagian belakang truk gandeng.

“Saya heran dia (sopir) tidak mengerem, tapi langsung nyelonong saja hingga menabrak truk,” kata Kusnadi.

Kusnadi selamat karena benturan pikap secara langsung dengan truk gandeng terjadi di bagian kanan depan, sedangkan dia duduk di sebelah kiri sopir.

Berbeda dengan kondisi mobil pikap yang ringsek di bagian depannya, kondisi truk gandeng tidak mengalami kerusakan parah. Tapi muatan tetes tebu tumpah di jalan sepanjang jembatan layang.

Suyanto (45), sopir truk gandeng mengatakan, saat melintas di jembatan layang, truk yang dikendarainya berjalan lambat karena jalan menanjak.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved