Berita Pamekasan

Aneh, Tanah Tepi Pantai 12 Hektare di Pamekasan Ada Sertifikatnya

#PAMEKASAN - Tanah di pinggir pantai seluas 12 hektare bersertifikat padahal status tanah itu bukan milik perorangan, tapi milik negara.

Aneh, Tanah Tepi Pantai 12 Hektare di Pamekasan Ada Sertifikatnya
muchsin/surya
Warga saat dialog di ruang sidang utama DPRD Pamekasan. 

“Pada Sabtu (26/9/2015) lalu, orang yang mengaku memiliki sertifikat itu hendak menebang seluruh pohon mangrove. Namun kami bersama sejumlah warga mencegah agar pohon itu tidak ditebang. Karena itu, kami ke sini mendesak dewan mengusut tuntas siapa dalang di balik munculnya sertifikat tanah di bibir pantai itu,” timpal Mahrus Ali, mantan Kades Branta Tinggi, 2001.

Diakui, saat itu pada 2001 lalu, pihak BPN melakukan pengukuran untuk pembuatan dermaga, sehingga dirinya menyetujui pengukuran tanah itu. Dan dirinya betul-betul tidak mengerti, jika tanah ini sekarang dimiliki orang lain atas nama pribadi.

Sementara Yuliang Rahman mengatakan, dirinya membeli tanah itu melalui notaris dan uangnya pun dibayar ke notaries. Sebelum membeli tanah itu, sekitar 2001 lalu, petugas BPN Pamekasan, mendatangi dirinya, sekaligus menawarkan tanah yang saat ini ditanami pohon mangrove.

“Karena yang menawarkan tanah itu pihak BPN, maka saya setuju. Apalagi saat itu dibuktikan dengan sertifikat. Maka saya setuju untuk membeli dengan harga kalau tidak salah, antara Rp 5.000 – Rp 7.000 per m2,” kata Yuliang Rahman, di hadapan Komisi I DPRD Pamekasan.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail mengatakan, kini pihaknya sudah membentuk tim kecil untuk menelusuri dan mendalami kasus tanah yang yang dipersoalkan warga ini.

Dikatakan, dewan sudah mengirimkan surat kepada BPN menyangkut tanah ini, bagaimana duduk persoalannya. “Kami sekarang menunggu hasil klarifikasi dari BPN dulu, karena yang lebih mengerti dan berhak menjelaskan masalah tanah ini BPN,” ujar Ismail.

Tags
Pamekasan
Penulis: Muchsin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved