Dosen Unair Bunuh Diri

Laba sedang Menjalani Perawatan Saraf

Jenazah warga Galaxy Bumi Permai F6/4 ini ditemukan oleh pekerja gedung sekitar pukul 17.45 WIB. Saat ditemukan pekerja, korban sudah tidak bernyawa.

Penulis: Zainuddin | Editor: Parmin
aflahul abidin
LOKASI BUNUH DIRI - Prof Dr Ngakan Ketut Laba Mahaputra terjun dari tower ITS Surabaya, 24 September 2015. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Prof Dr Ngakan Ketut Laba Mahaputra (62) masih menjalani perawatan penyakit saraf yang dideritanya.

Penyakit inilah yang diduga menjadi penyebab dosen Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu nekat mengakhiri hidupnya, Kamis (24/9/2015) petang.

Kanitreskrim Polsek Sukolilo, AKP M Akhyar mengaku sudah memeriksa sejumlah saksi untuk menelusuri dugaan penyebab korban mengakhiri hidupnya.

Berdasar keterangan saksi, korban menderita penyakit saraf. Korban masih menjalani perawatan terhadap penyakitnya ini. Tapi Akhyar belum mendapat informasi sejak kapan korban menderita saraf.

"Jenazah korban masih diotopsi di RS Dr Soetomo," kata Akhyar.

Otopsi ini juga untuk mengetahui luka yang dialami korban akibat terjun dari Gedung MIPA Tower ITS.

Menurutnya, tim identifikasi menemukan pendarahan berat di kepala bagian belakang korban. Diduga luka inilah yang mengakibatkan korban meninggal.

Jenazah warga Galaxy Bumi Permai F6/4 ini ditemukan oleh pekerja gedung sekitar pukul 17.45 WIB. Saat ditemukan pekerja, korban sudah tidak bernyawa.

Korban tiba di ITS diantar oleh menantunya, A Riza Faruki sekitar pukul 16.50 WIB. Saat itu korban minta diantar ke GOR ITS. Tidak lama kemudian korban minta menantunya pulang untuk mengambil ponsel menantunya.

Riza tidak curiga permintaan korban tersebut. Ternyata korban mengirim SMS ke ponsel Riza sekitar pukul 17.35 WIB. Dalam SMS itu, korban mohon pamit dan minta keluarganya mengurus jenazah korban.

"Saksi (Riza, red.) kembali ke ITS dan korban sudah meninggal," tambahnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved