Breaking News:

Berita Sidoarjo

Hadiah Boneka Bikin Siswi SMP Ini Ikut Kabur dari Sidoarjo ke Lampung

#SIDOARJO - Siswi SMP putri polisi itu sering chating dengan pemuda 20 tahun lalu bertemu. Ujung-ujungnya dibawa lari ke Lampung.

SURYA.co.id | SIDOARJO - Indra alias Is akhirnya ditangkap, Minggu (20/9/2015). Anggota Polres Sidoarjo, Jatim, juga menyelamatkan gadis siswi SMP di kawasan Krian yang juga putri seorang anggota Polri.

Perempuan 14 tahun itu terlibat petualangan asmara dengan Indra yang sudah berusia 20 tahun, mulai dari Sidoarjo sampai Lampung.

Indra diketahui asal Desa Rejosari, Jalan Akuan Kota Gapura, Kecamatan Kota Bumi, Lampung Utara.

Beberapa tahun lalu dia tinggal di Sidoarjo bersama kerabatnya. Pertemuan Indra dan Vn bermula dari perkenalan mereka di Facebook.

Keduanya berangkat dari Sidoarjo menuju Lampung pada Rabu (16/9/2015). "Tersangka membujuk rayu korban. Dia mengumbar kata-kata cinta dan sayang. Siasat tersangka berhasil menarik simpati korban," ujar Wakapolres Kompol Aditya Puji Nugroho, Senin (21/9/2015).

fafa
LARIKAN PUTRI POLISI - Tersangka Indra (memakai penutup wajah) diapit Kasatreskrim AKP Ayup Diponegoro (kiri) dan Kompol Aditya Puji Nugroho (kanan). foto: m faridl

Bujuk rayu yang membuat korban luluh adalah janji akan menikahinya. Indra meminta syarat bila korban ingin menikah dengannya, korban harus mau diajak ke Lampung. Pemuda pengangguran itu memberi korban boneka dan kalung.

"Bujuk rayu itu berhasil dan korban pun mau saja diajak ke Lampung," ungkap Aditya. Keduanya berangkat ke Lampung menumpang bus dari Terminal Purabaya atau Bungurasih. Polisi akhirnya menemukan keduanya setelah menelusuri pengakuan kerabat Indra.

Mantan Kapolsek Tenggilis Mejoyo itu mengatakan, berkenalan melalui media sosial Facebook pada awal Agustus. Keduanya semakin akrab setelah sering chating. Sejak perkenalan, mereka tiga kali bertemu sampai akhirnya berpacaran.

Ulah Indra melarikan anak di bawah umur ini, menuai jerat. Polisi menetapkan dia sebagai tersangka dengan pasal berlapis, yakni 332 ayat 2 tentang membawa kabur anak di bawah umur yang ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara. paparnya.

Lalu pasal 81 dan atau 82 Undang-undang No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pasalnya, Indra mengaku mencabuli korban. Selama di hadapkan di depan awak media, Indra hanya terdiam dan menunduk.

Baca selengkapnya di Harian SURYA
LIKE http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Miftah Faridl
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved