Minggu, 12 April 2026

Berita Situbondo

Ratusan Warga Demo Desak Kejari Situbondo Usut Jembatan Limpas

"Hasilnya belum kita terima dan masih ditunggu. Apakah memang tidak sesuai dengan speknya," ujar Heni Wahyu, usai menemui perwakilan massa.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Yoni
Surya/ Izi Hartono
Puluhan massa Gerammaki saat melakukan unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Situbondo, 

SURYA.co.id |SITUBONDO - Ratusan massa yang berasal dari Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (Gerammaki) berdemo di kantor Kejaksaan Negeri Situbondo, Kamis (17/09/2015).

Mereka mempertanyakan penanganan dua kasus dugaan korupsi yang telah dilaporkan dua tahun lalu. Yakni kasus ambruknya jembatan limpas yang menghubungkan Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo dengan Desa Seliwungn Kecamatan Panji.

Massa bergerak dari Jalan Basuki Rahmad, Kelurahan Dawuan dengan menggunakan puluhan kendaraan roda dua dan dua unit truk serta satu pikap langsung menuju kantor Kejaksaan Negeri Situbondo.

Setibanya didepan kantor kejaksaan, Khalilurrahman syahlawi pimpinan demo langsung berorasi. Selain itu puluhan massa juga membentangkan poster yang semuanya berisi kecaman terhadap kinerja Kejari Situbondo.

"Jembatan limpas yang hanyut, artinya ada kerugian negara dan perbaikan jembatan limpas itu ada anggaran baru. Jadi bukan dana dari rekanan, tapi anggaran dari dua proyek," kata Khalilurrahman kepada sejumlah wartawan.

Kasus jembatan Sambung Rahman harus ditindak lanjuti.

"Yang saya desak hari ini hanyutnya jembatan limpas yang nyaris dua tahun tidak ada tindak lanjut dari kejaksaan Situbondo," katanya berapi api.

Setelah beberapa menit berorasi, akhirnya beberapa perwakilan massa ditemui Kajari Heny Wahyu, Kasi Pidsus, Pria Agung dan Kasi Intel, Nizar di ruang aula Kejaksaan Negeri Situbondo.

Dalam pertemuan tersebut, Lilur meminta kometmen kepada Kajari terhadap kasus yang dilaporkan tersebut.

Menanggpi desakan tersebut, Kajari Situbondo, Heni Wahyu mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil ahli setelah melakukan pengecekan dan penelitian di lapangan.

"Hasilnya belum kita terima dan masih ditunggu. Apakah memang tidak sesuai dengan speknya," ujar Heni Wahyu, usai menemui perwakilan massa.

Dikatakan, kasus K 13 yang ditangani tidak mandek, melaikan jalan terus. Namun untuk mendalami itu, pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi saksi.

"Saksi ada yang jauh dan alamatnya yang sudah pindah. Tapi kita tetap jalan terus," tegasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Tags
Situbondo
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved