Berita Madiun

Sebelum Terbakar, Terdengar 3 Kali Ledakan di Pasar Nglames, Madiun

Sejumlah saksi menyaksikan munculnya api pertama kali dari dua kios milik Joni dan Sukidi. Saksi mengaku mendengar bunyi ledakan sebanyak tiga kali.

Sebelum Terbakar, Terdengar 3 Kali Ledakan di Pasar Nglames, Madiun
doni prasetyo
Sejumlah kios di Pasar Nglames, Kecamatan Nglames, Kabupaten Madiun terbakar, rabu (16/9/2015) sekitar pukul 17.00. 

SURYA.co.id | MADIUN - Pasar Nglames, Kecamatan Nglames, Kabupaten Madiun terbakar, Rabu (16/9/2015) sekitar pukul 17.00. 

Sejumlah saksi yang menyaksikan munculnya api pertama kali dari dua kios milik Joni dan Sukidi. Saksi mengaku mendengar bunyi ledakan sebanyak tiga kali sebelum akhirnya sejumlah kios yang mengahadap Jl Rajawali terbakar habis.

“Sebelum api membesar, saya mendengar ada tiga kali ledakan kelihatannya berasal dari dua kios yang terbakar itu. Akhirnya setelah ledakan api merembet ke kios lainnya. Saya dan warga berusaha mendobrak kios yang terbakar untuk mengeluarkan isi kios, tapi takut api sudah membesar,"jelas Sukini warga Nglames, Kabupaten Madiun.

Karena api sudah membesar, lanjut Sukini, warga seitar pasar memghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun. Tapi karena mobil Damkar milik Pemerintah Kabupaten Madiun sudah tua, pelaksanaan pemadaman api tidak maksimal. Apalagi awak Damkar banyak yang masih baru, sehingga tidak bisa menguasai api yang sudah terlanjur membesar.

Untung, mobil Damkar bantuan dari Pemerintah Kota Madiun sebanyak empat unit datang, meski melalui perjuangan yang sangat berat, enam mobil Damkar dan dua unit tanki air itu api bisa dikuasai. Maski api sudah bisa dikuasai dan sebagian sudah padam, tim Damkar tetap terus melakukan pembasahan di area kebakaran itu. Setelah dirasa benar-benar padam, polisi dari Polsek Nglames memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian

Kapolres Madiun AKBP Toni Yoyon Surya Putra yang dikonfirmasi masih menunggu hasil olah TKP Tim Laboratorium Forensik Cabang Surabaya yang akan tiba di TKP malam ini dan direncanakan melakukan olah TKP, Kamis (17/9-2015) pagi.

“Keterangan sejumlah saksi, kebakaran berasal dari 2 kios itu, taksir kerugian mencapai diatas Rp 100 juta,”kata Kapolres Toni Yoyon Surya Putra.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Madiun Harianto mengatakan pasar milik Kelurahan Nglames itu, rencananya tahun ini direhab. Bahkan, undangan untuk pemilik kios dan lainnya disebarkan untuk mengikuti sosialisasi.

“Saya juga akui pemadaman dari Damkar Pamkab Madiun tidak maksimal atau terlihat macet. Hal itu, akibat personil Damkar baru atau belum memahami secara maksimal seluk beluk mobil Damkar,” ujarnya. 

Baca selengkapnya di Harian SURYA
LIKE http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved