Perjuangan Guru Tidak Tetap
Ketua PGRI Sesalkan Para Guru Berdoa tapi Meninggalkan Pelajaran
Suliadi pun meminta mereka segera menggelar istiqotsah dan mengharapkan kembali ke sekolah agar KBM tidak terganggu.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Adi Sasono
SURYA.CO.ID | MALANG - Suliadi, Ketua PGRI Kecamatan Sumbermanjing Wetan menyayangkan guru-guru tidak tetap (GTT) meninggalkan kegiatan belajar mengajar (KBM).
"Maunya saya ya dilaksanakan di luar jam dinas sehingga tidak meninggalkan KBM," kata Suliadi, Senin (14/9/2015).
Suliadi saat ini berada di lokasi aksi para guru, Masjid Baiturrahman Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang.
Namun GTT banyak yang langsung berangkat dari rumah ke masjid. Karena sudah banyak yang datang, Suliadi pun meminta mereka segera menggelar istiqotsah dan mengharapkan kembali ke sekolah agar KBM tidak terganggu.
Dalam istiqotsah itu, nampak Kepala UPTD TK SD PLS Moh Yasin, Sekcam Sumbermanjing Wetan dan tokoh masyarakat Abdurrahman. Mereka kemudian berdoa bersama. "Semoga doa panjengan semua dikabulkan," katanya.
Para guru tidak tetap (GTT) di sekolah negeri se Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang berkumpul di Masjid Baiturrahman, Desa Harjokuncaran Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Senin (14/9/2015).
Tujuan mereka istighotsah atau berdoa bersama adalah memberikan dukungan moral pada teman-teman mereka yang sedang memperjuangkan nasib GTT di Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/guru-istighotsah_20150914_094915.jpg)