Sabtu, 2 Mei 2026

Kecelakaan Haji di Makkah

Keluarga Haji Korban Crane Asal Jombang Masih Was-was

Sainten adalah Jamaah Haji asal Kabupaten Jombang, yang turut menjadi korban robohnya ‘crane’ proyek di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

Tayang:
Penulis: Sutono | Editor: Yuli
sutono
KELUARGA KORBAN CRANE - Nasratin, anak Sainten, bersama keluarganya di Jombang. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Nasratin (38), warga Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabuoaten Jombang, hingga kini belum benar-benar lega. Sebab, sampai sekarang belum bisa berkomnukasi secara langsung dengan ibundanya, Sainten bin Said Tarub (61), yang dikabarkan luka ringan dan menjalani perawatan Rumah Sakit An Nur, Arab Saudi.

Sainten adalah Jamaah Haji asal Kabupaten Jombang, yang turut menjadi korban robohnya ‘crane’ proyek di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (11/9/2015) lalu.

Nasratin mengungkapkan, ibunya merupkan Calon Jamaah Haji Kloter 15 Jombang pemegang paspor B0992684 yang berangkat melalui Embarkasi Juanda, Surabaya.

Nasratin mengkhawatirkan keselamaran ibundanya, saat mendengar kabar alat berat proyek di Masjidil Haram Mekkah roboh dan membawa korban, termasuk termasuk Sainten, ibundanya.

Namun kemudian dia agak lega setelah setelah mendapatkan kabar dari Ketua Rombongan CJH Jombang melaui telepon, yang mengatakan Sainten bin Said Tarub hanya mendarita luka ringan dan sudah dirawat di rumah sakit.

“Ya ahamdulillah ibu baik-baik di sana. Kami sebelumnya sangat khawatir.” ungkap Nasratin, Senin (14/9/2015). Namun dia belum benar-benar lega, karena belum bisa berkomunikasi secara langsung dengan ibundanya itu.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kemenag Jombang, Habib Adnan mengaku sudah mendapatkan laporan tentang adanya jamaah haji asal Jombang yang mengalami luka ringan dari Ketua Kloter.

Ia menjelaskan korban luka ringan itu bernama Sainten bin Said Tarub, warga Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito. Sainten berada di kloter 15 bersama ratusan CJH asal Jombang lainnya.

Dari laporan yang diterima Kemenag, jamaah tersebut tidak tertimpa secara langsung, namun hanya terkena percikan reruntuhan. “Saat ini beliau (Sainten) menjalani perawatan di RS Arab Saudi,” terangnya.

Baca selengkapnya di Harian SURYA
LIKE http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved