Selasa, 28 April 2026

Piala Kemerdekaan

PSMS Medan: Persinga Lawan Berat, Lebih Berat dari Persepam Madura United

"Melawan Persinga adalah lawan berat kami. Persinga lebih kuat dari Persepam Madura United (MU) ketika di laga semifinal kemarin," kata Andri Mahyar.

Penulis: Sudharma Adi | Editor: Yuli
fb.com/persinga.ngawi
Persinga Ngawi, 2014. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Laga final Piala Kemerdekaan akan tersaji antara dua tim Divisi Utama, PSMS Medan vs Persinga Ngawi. Duel penuh ambisi ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2015) pukul 20.00 WIB.

Manajer PSMS Medan, Andri Mahyar Matondang, mengungkapkan, laga ini menjadi penentu prestasi tim Ayam Kinantan di ajang Piala Kemerdekaan ini.

Tentunya, pihaknya akan berupaya maksimal untuk memenangkan pertandingan dan menjadi juara, meski lawan yang akan dihadapi bukan tim lemah.

"Melawan Persinga adalah lawan berat kami. Persinga lebih kuat dari Persepam Madura United (MU) ketika di laga semifinal kemarin," ujarnya kepada wartawan di mess Karanggayam, Surabaya, Sabtu (12/9/2015).

Dengan kekuatan yang ada, pihaknya mengaku timnya akan berjuang sekuat tenaga untuk mendominasi permainan dan merengkuh juara turnamen. Meski sebenarnya untuk mengalahkan tim Laskar Ketonggo itu tak mudah, karena tim ini punya pertahanan yang sulit ditembus.

"Kami akan tetap menampilkan permainan keras seperti biasa. Dengan permainan yang kami peragakan, maka kami bisa menembus pertahanan Persinga, yang dikawal mantan pemain PSMS, Andre Sitepu," paparnya.

Tak hanya dengan permainan keras yang menjadi ciri PSMS, pihaknya juga akan memaksimalkan dukungan suporternya, yang rencananya akan memadati Stadion GBT Surabaya. Para suporter yang mendukung PSMS diperkirakan mencapai 700-1000 orang. "Sebagian suporter akan berangkat dari Jakarta dan naik bus ke Surabaya," tegasnya.

Permainan PSMS dan suporter yang membludak, rupanya tak memengaruhi mental pemain Persinga. Manajer Persinga, Dwi Rianto Jatmiko mengungkapkan, sebagai tim Divisi Utama, Persinga baru kali ini meraih prestasi hingga masuk final turnamen Piala Kemerdekaan. Prestasi di event nasional ini tentu berpengaruh terhadap motivasi dan mental tanding pemain di babak final.

"Mereka belum pernah sampai di final untuk event nasional sekelas Piala Kemerdekaan. Makanya, kami fokus pada spirit dan motivasi tanding pemain di final," ujarnya.

Tak hanya motivasi dan mental tanding, pihaknya juga berharap permainan Persinga konsisten, seperti saat mengalahkan Persiba Bantul. Tipikal permainan cepat yang disuguhkan ketika di semifinal, juga akan tetap ditunjukkan lawan PSMS.

"Kami tahu bahwa yang kami hadapi adalah tim besar yang sudah langganan meraih prestasi di nasional," katanya.

Makanya, motivasi tanding yang ditambah dengan permainan kolektivitas, plus pressure baik bola atas maupun bawah, akan jadi kombinasi tim melawan PSMS. "Kami juga akan mendatangkan suporter untuk mendukung tim di babak final. Kalau tak salah, ada 9 bus berisi suporter yang akan datang ke GBT," tegasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved