Berita Sumenep

Tabung Gas Balon Mainan Meledak, 9 Pengantar Calon Haji Terjungkal

#SUMENEP - Bersamaan dengan ledakan itu, terdengar jeritan dan teriakan minta tolong dari 9 orang yang terkapar dengan sebagian tubuhnya terbakar.

Tabung Gas Balon Mainan Meledak, 9 Pengantar Calon Haji Terjungkal
m rivai
Korban Ledakan Tabung gas oxygen balon mainan anak-anak sedang dirawat di rumah sakit daerah dr Moh Anwar Sumenep. 

SURYA.co.id | SUMENEP – Di tengah hiruk pikuk pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Sumenep di halaman depan Mesjid Agung Sumenep (MAS), mendadak ada ledakan mirip bom, Jumat (11/9/2015) dini hari.

Bersamaan dengan ledakan itu, terdengar jeritan dan teriakan minta tolong dari 9 orang yang terkapar dengan sebagian tubuhnya terbakar.

Sumber ledakan yang memekakkan telinga itu ternyata dari tabung gas yang bisa digunakan pedagang untuk bahan peniup balon mainan anak-anak.

Kontan saja sejumlah petugas keamanan dan panitia haji bergegas menolong korban dan dilarikan ke rumah sakit dr H Moh Anwar Sumenep.

Mereka yang jadi korban ledakan gas oxygen, yakni Romlah (21), H Isa (70) dan Nasura (60), ketiganya warga Desa Poreh, Kecamatan Lenteng, Sumenep. 6 korban lainnya, yakni Mitasa, Hosnul Khatimah, Sahwiyah, Sitti Rahma, Natun, dan Sila, adalah warga Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.

Terparah menimpa Romlah yang saat ini sedang hamil 8 bulan. Selain sebagian tubuhnya terbakar, akibat ledakan itu juga ia tak sadarkan diri selama 14 jam. HIngga kini masih dalam perawatan intensif tim medis rumah sakit dr H Moh Anwar Sumenep. Begitu pula 8 orang korban lainnya yang mengalami luka bakar masih dirawat di sal bedah.

Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, kejadian ledakan tabung gas oxygen itu terjadi pada detik-detik menjelang pemberangkatan jamaah calon haji yang akan dilepas oleh Bupati Sumenep, KH A Busyro Karim. Ratusan warga pengantar pun berdesak-desakan ingin menyaksikan salah seorang kerabatnya yang akan berangkat haji.

‘’Tak terkecuali di kanan-kiri tempat penjual balon mainan anak-anak. Tiba-tiba tabung gas oxygen setingga satu meter itu meledak keras ‘’daaaarrr’’ dan menyeburkan api. Pengantar yang tepat berada di sekitar ledakan pun terkapar,’’ ujar Sutrisno (37), penjual pentol bakso.

Suasana seketika menjadi gaduh, dan puluhan petugas kepolisian dan TNI segara ke lokasi mengamankan lokasi ledakan dan menolong korban dengan segera dilariakan ke rumah sakit. Sedangkan penjual balon segera diamankan aparat kepolisian ke Mapolsek kota yang jaraknya hanya sekitar 50 meter dari lokasi ledakan tabung gas.

’ Suasana jadi gaduh dan banyak berlarian menyelamatkan diri, karena warga mengira itu ledakan bom,’’ kata Sutrisno.

Kapolres Sumenep, AKBP Rendra Radita Dewayana, melalui Kasubag Humas Polres, AKP Hasanuddin membenarkan kejadian tersebut, bahkan saat kejadian anggota Polres Sumenep langsung mengamanankan lokasi kejadian dan membawa korban ke rumah sakit.

" Beruntung pada saat kejadian anggota memang sedang mengamankan pemberangkatan haji, sehingga korban segera dibawa ke rumah sakit dan mengamankan lokasi ledakan tabung gas,’’ papar Hasanuddin.

Dugaan sementara penyebab ledakan tabung oxygen milik penjual balon itu, karena tekanan tabung terlalu keras saat melakukan pengisian gas oxygen. Sehingga karbon yang ada dalam tabung panas hingga akhirnya meledak. ‘’ Ada 9 orang korban ledakan yang dirawat di rumah sakit. Tapi sudah mulai pulih,’’ kata Hasanuddin.

Baca selengkapnya di Harian SURYA
LIKE http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Moh Rivai
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved