Berita Sumenep

PM Tertibkan Tiga Anggota TNI dan 5 Sipil, Lepas Stiker Militer

"Operasi ini dimaksudkan untuk semakin meningkatkan disiplin TNI, yang selama ini kerapkali terdengar masih terabaikan. Karena itu diperlukan peningka

PM Tertibkan Tiga Anggota TNI dan 5 Sipil,  Lepas Stiker Militer
surya/Mohammad Rifai
Saat Polisi Militer Unit Sumenep merazia sejumlah anggota TNI di jalan Trunojoyo Sumenep, Kamis (10/9/2015). 

SURYA.co.id | SUMENEP – Sejak dua hari lalu, Korp Polisi Militer di Unit PM Sumenep, menggelar operasi pekan disiplin TNI di seputar kota Sumenep, Kamis (10/9/2015).

Sejumlah petugas dari CPM dan Provost TNI Kodim 0827 Sumenep merazia setiap anggota TNI yang warga sipil yang mengenakan atribut TNI serta puluhan kendaraan bermotor yang memasang stiker TNI.

Dalam operasi tersebut, polisi militer Sumenep, berjaring menjaring tiga anggota TNI yang surat-surat kendaraan bermotornya tertinggal di rumah, serta 5 warga sipil yang mengenakan atribut TNI seperti kaos, jaket dan celana TNI.

Selain itu puluhan sepede motor dan mobil dijaring dan diminta melepas stiker atribut TNI di plat nomor dan kaca mobil milik warga.

Komandan CPM Unit Militer Sumenep, Letda CPM Maskun mengatakan operasi pekan disiplin TNI dilakukan sesuai dengan perintah Komandan Pusat PON TNI AD, No TR 64/2015, bahwa pekan disiplin TNI akan digelar selama seminggu.
Dengan jadwal dari tanggal 8 – 10 September dan 14 – 17 September 2015.

"Operasi ini dimaksudkan untuk semakin meningkatkan disiplin TNI, yang selama ini kerapkali terdengar masih terabaikan. Karena itu diperlukan peningkatan disiplin ini agar prajurit TNI disiplin kerja dan disiplin dalam berdinas," ujar Maskun.

Dikatakan, khusus bagi TNI yang terjaring operasi disiplin dan ditemukan kurang lengkap, maka selanjutnya diproses sesuai dengan ketentuan disiplin militer. Khusus warga sipil, diberikan peringatan untuk tidak menggunakan atribut TNI.

"Khusus bagi kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat yang menempel stiker di plat nomor atau di kaca mobilnya, diminta dilepas, karena bukan kendaraan dinas TNI," jelas Maskun.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Moh Rivai
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved