Berita Pendidikan Surabaya

Dindik akan Cari Solusi terkait Kenaikan Anggaran Seragam Gratis

"Peningkatan itu padahal belum semuanya. Cuma siswa baru saja kan? Bukan semua kelas," ujar Ikhsan.

Dindik akan Cari Solusi terkait Kenaikan Anggaran Seragam Gratis
antara
Ilustrasi seragam sekolah

SURYA.co.id | SURABAYA - Tak disetujuinya keniakan anggaran seragam sekolah oleh Badan Anggaran Komisi D DPRD Surabaya ditanggapi santai oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Kadindik Kota Surabaya Ikhsan mengatakan, pihaknya bakal berembuk kembali dengan badan anggaran dan dewan pendidikan untuk mencari kesepakatan.

Menurut Ikhsan, peningkatan anggaran dari sebelumnya 5 persen khusus siswa tak mampu menjadi 100 persen untuk siswa baru kelas I, VII, dan X, ialah bentuk peningkatan pelayanan pendidikan.

"Peningkatan itu padahal belum semuanya. Cuma siswa baru saja kan? Bukan semua kelas," ujarnya, Selasa (8/9/2015).

Ikhas menyebut, peningkatan itu wajar sebab dibarengi dengan peningkatan sisi-sisi lain di bidang pendidikan, yakni kualitas guru, kesejahteraan guru, serta sarana pembelajaran.

Pada tiga aspek itu, Dindik Kota Surabaya sudah menyiapkan program-program lain. Ia juga menyebut, risiko seragam gratis itu mubadzir cukup kecil.

"Mubadzir kan kalau tidak dipakai. Kebutuhan seragam kan kecil tidak dipakai," ucapnya.

Rencananya, seragam gratis akan diberikan bagi sekolah negeri dan swasta di Surabaya. Tiga seragam utama, yakni seragam nasional (putih-merah, putih-biru, dan putih-abu-abu), seragam pramuka, dan seragam khas sekolah alias batik.

Jika anggaran disetujui naik, Dindik belum memutuskan mekanisme pembagian ke sekolah. Selama ini, anggaran diberikan dalam nominal ke pihak sekolah.

"Pengadaan dalam bentuk seragam mungkin saja dilakukan. Tapi kami sekali lagi harus menunggu kesepakatan tahap akhir," ungkapnya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved