Kapal Tenggelam
Delapan TKI Jatim Dipastikan Jadi Korban Tewas
Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf bahkan menyebutkan hingga saat ini mereka para korban TKI juga tak dilengkapi dengan dokumen lengkap.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Hingga kini dipastikan setidaknya delapan TKI asal Jatim tewas dalam musibah kapal TKI tenggelam di perairan Malaysia. Mereka dipastikan TKI yang berangkat tidak melalui kalur resmi.
Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf bahkan menyebutkan hingga saat ini mereka para korban TKI juga tak dilengkapi dengan dokumen lengkap.
"Mereka berangkat menjadi TKI tidak dari Jatim," kata Gus Ipul.
Gus Ipul mencatat bahwa sampai malam ini sudah dipastikan ada delapan warganya menjadi korban tewas. Mereka adalah TKI yang berasal dari berbagai daerah di Jatim.
Tiga di antaranya sudah tiba di kampung halaman dini hari tadi.
Sedangkan lima yang lain dijadwalkan baru dipulangkan besok. Ketiga TKI yang sudah dibawa pulang adalah Suyanti asal Blitar dan pasutri, Moh Khosan dan Sunareyah, asal Pamekasan.
Lima yang lain adalah Khotimah, Khusniyah (putri dan menantu Khosan), Bella Vioela, asal Desa Taman Agung, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Kemudian, Mura'i asal Desa Serut, Kecamata Panti, Jember. Terakhir adalah Ponijan, teman Mura'i asal kampung yang sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/korban-tewas_20150907_234527.jpg)