Breaking News:

Warung Bebek Kental Rasa Khas Madura

Kayaknya penjualan bebek seantero Surabaya ini sudah saya datangi dan menyantap sajian menu bebeknya

Sementara itu, bagi Manda, mayoritas menu bebek yang ada di Surabaya ini, penuh sentuhan masakan khas Madura. Pedas dan asin.
Bebek goreng yang nikmat itu, menurut Manda, tidak bau amis, tidak alot, tidak berminyak, dan tidak terlalu asin.

Biarlah rasanya ada di sambalnya. Sambal khas bebek adalah sambil pencit (mangga muda). Rasa asin, pedas, dan asam jadi satu. Kemudian kuah kuning.

"Kuah kuning ini berasal dari minyak bekas gorengan daging bebek. Kemudian disaring atau yang tanpa disaring. Sehingga masih ada sisa kremesan atau bumbu dari bebek itu saat belum digoreng," lanjut Manda.

Tapi menyantap bebek dengan kuahnya, tidak perlu banyak, cukup sebagian sudah oke. Sementara itu, bagi Dani Irma, menu bebek adalah makanan favorit keluarganya. "Terutama sambalnya. Sambalnya cocok, model apapun daging bebeknya, pasti nikmat," komentar Dani.

Soal warung dan retauran yang menyajikan menu bebek, Dani mengaku sudah menikmatinya. Semua diakui nikmat. Tapi kembali ke selera. Dani mengaku, pernah membeli bebek goreng Jl Kanwa. Dia mengaku sangat menikmati, karena sambalnya yang super pedas. Tapi kuah kuningnya kurang cocok, karena cenderung bening.

"Keponakan saya yang berusia 8 tahun juga sudah menjadi penikmat bebek. Dia suka bebek yang digoreng kering tapi dagingnya empuk dan kuah kuningnya yang lebih pekat," cerita Dani.

Meski ada warung penyedia bebek goreng favorit, Dani mengaku dirinya bersedia menyantap bebek dimana berada. "Pokoknya bebek is the best," tandasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved