Berita Pamekasan

Polisi Buru Ibu Tinggalkan Bayi di Polindes Pamekasan

“Bidan itu tidak mengantongi identitas apa-apa dari ibu bayi. Bidan itu mengizinkan ibunya pulang mencari biaya, karena rasa kemanuisaan saja.

Polisi Buru Ibu Tinggalkan Bayi di Polindes Pamekasan
surya/ahmad faisol
BAYI DIBUANG - Bayi prematur berkelamin laki-laki yang ditemukan di Pos Kamling saat dirawat di Puskesmas Blega, Senin (1/6/2015).

SURYA.co.id| PAMEKASAN – Kabar bayi laki-laki yang masih belepotan darah yang ditemukan depan pintu Pondok Bersalin Desa (Polindes), Dusun Daleman Daleman, Desa Sukolelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Minggu (30/8/2015) malam lalu, diragukan kebenarannya.

Bayi yang lahir prematur dengan berat 1,8 kg itu, sengaja ditinggal ibunya di Polindes itu dan dititipkan pada bidan desa, Sri Tatik Handayani, satu jam setelah melahirkan dengan alasan pulang mencari biaya.

Namun karena hingga esok harinya ibunya tidak kembali untuk membayar biaya persalinan sekaligus mengambil bayinya, bidan Sri Tatik Handayani yang menangani proses persalinannya mengatakan kepada warga dan sejumlah wartawan, jika dirinya menemukan bayi yang dibuang orang tuanya di depan pintu polindes.

Terkuaknya jika bayi itu sengaja ditinggal orang tuanya, setelah aparat Polsek Kadur, Pamekasan, melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan memeriksa Sri Tatik Handayani bersama suaminya, Hamili.

Kini aparat kepolisian tengah mencari ibu bayi yang telah menelantarkan anakya di polindes. Apakah benar bayi itu dititipkan karena factor biaya, atau ada factor lain.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, Itpu Ruslan Hidayat, didampingi Kapolsek Kadur, AKP Duduk Harianto, kepada Surya, Selasa (1/9/2015) mengatakan, kabar bayi itu dibuang orang tidak dikenal itu tidak benar.

Melainkan bayi itu dititipkan orang tuanya kepada bidan desa itu untuk pulang mencari biaya persalinan.

Menurut Iptu Ruslan Hidayat, malam itu, Minggu (30/8/2015), sekitar pukul 20.30 seorang perempuan muda bertubuh pendek, berusia sekitar 22 tahun yang tengah hamil tua dan mengaku sakit perut seperti hendak melahirkan, datang ke polindes ditemani seorang pria.

Setelah proses persalinan selesai, satu jam kemiudian si ibu yang sudah dinyatakan sehat pamit pulang bersama pria untuk mencari biaya. Sementara bayi yang kondisinya prematur dititipkan dulu di polindes.

Hanya saja ibu dari bayi itu tidak menjelaskan kapan akan kembali, apakah malam itu atau esok harinya.

Halaman
12
Penulis: Muchsin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved