Berita Pamekasan

Masya Allah, Bayi Masih Belepotan Darah Dibuang di Depan Polindes

#PAMEKASAN - Saat ditemukan, bayi itu masih belepotan darah lengkap dengan ari-ari dan prematur itu, mempunyai berat 1,8 kg dan panjang 40 cm.

Masya Allah, Bayi Masih Belepotan Darah Dibuang di Depan Polindes
sha
ILUSTRASI 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Kasus bayi dibuang kembali terjadi di Pamekasan. Kali ini bayi laki-laki yang baru dilahirkan, dibuang di pinggir jalan depan Pondok Bersalin Desa (Polindes), Dusun Daleman Daleman, Desa Sukolelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Minggu (30/8/2015) malam.

Saat ditemukan, bayi itu masih belepotan darah lengkap dengan ari-ari dan prematur itu, mempunyai berat 1,8 kg dan panjang 40 cm. Kini bayi dirawat di ruang incubator di Polindes Sukolelah.

Menurut Sri Tatik Handayani (42), bidan Desa Sukolelah yang berpraktek di Polindes, malam itu sekitar pukul 23.00 bersama suaminya Hamili, baru pulang dari acara pertunangan salah satu kerabatnya.

Begitu turun dari mobil mau masuk ke halaman rumahnya, Sri Tatik kaget mendengara suara tangisan bayi berasal dari arah pinggir jalan. Setelah didatangi, ternyata suara bayi yang tergeletak dibungkus kain jarit, di depan pintu Polindes. Dan kebetulan polindes itu terletak di depan rumah Sri Tatik.

Dikatakan, selanjutnya bayi itu dibawa masuk dan dibersihkannya darah yang masih belepotan. Begitu juga tali pusarnya dipotong lalu dimandikan.

Sri Tatik Handayani, menduga orang tua bayi yang membuang itu dari luar desa. Sebab jika ada wanit hamil, baik yang masih baru ataupun hamil tua, semua berada dalam pantauan dirinya. Sehingga kalau terdapat wanita hamil, ia yang menangani.

“Kami merasa prihatin, kenapa bayi ini dibuang. Dan saya berjanji untuk merawat bayi ini sendiri, karena saya mengerti bagaimana proses melahirkan,” kata Sri Tatik Handayani, kepada Surya.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, Iptu Ruslan Hidayat, yang dimintai konfirmasinya mengatakan, kini petugas menyelidiki penemuan bayi dan masih mengumpulkan informasi, siapa orangnya yang telah membuang bayi.

“Apakah bayi yang dibuang itu merupakan hasil hubungan gelap atau dilahirkan dari pasangan suami istri sah, belum bisa kami simpulkan, karena kasus ini masih dalam penyelidikan,” kata Iptu Ruslan Hidayat.

Penulis: Muchsin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved