Senin, 13 April 2026

Jamaah Haji Surabaya

Hamil Muda, CJH Jombang Dipulangkan dari Asrama Haji Surabaya

“Yang bersangkutan diketahui hamil saat dilakukan pemeriksaan akhir di Asrama Haji Surabaya. Sehingga yang bersangkutan harus kembali pulang,” kata Nu

Penulis: Sutono | Editor: Yoni
surya/sutono
Para pengantar melambaikan tangan kepada para calon jemaah haji (CJH) di dalam bus saat pelepasan CJH di pendapa Pemkab Jombang, Kamis (27/8/2015).( 

SURYA.co.id| JOMBANG - Seorang calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Jombang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 15, terpaksa dipulangkan dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

CJH bernama Eni Latifah (49), asal Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, CJH itu dipulangkan setelah pemeriksaan kesehatan terakhir terhadapnya menyimpulkan perempuan ini positif hamil.

Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jombang, Nur Habib Adnan, menyatakan, Eni Latifah langsung dipulangkan setelah ketahuan hamil muda.

“Yang bersangkutan diketahui hamil saat dilakukan pemeriksaan akhir di Asrama Haji Surabaya. Sehingga yang bersangkutan harus kembali pulang,” kata Nur Habib Adnan, Senin (31/8/2015).

Nur habib menjelaskan, Eni Latifah berada di kloter 15 bersama dengan sang suami.

Sebelum berangkat, Eni Latifah sudah menjalani pemeriksaan kesehatan awal Agustus di Jombang.

Pada pemeriksaan saat itu kehamilannya belum diketahui, sehingga tetap dilepas keberangkatannya bersama ribuan CJH lain, dari Pendapa Kabupaten Jombang, Kamis (27/8/2015.

Namun saat menjalani pemeriksaan kesehatan terakhir di Asrama Haji Sukolilo, ketahuan perempuan setengah baya ini sedang hamil muda.

Akhirnya Jumat (28/8/2015) lalu Eni dipulangkan. Karena Eni gagal berangkat, sang suami juga ikut menunda keberangkatan.

“Dengan demikian, di kloter 15 berkurang dua orang CJH, sehingga total yang gagal berangkat menjadi enam orang. Sebab sebelumnya sudah ada empat CJH yang batal berangkat. Mereka tiga orang sakit, dan ada satu yang meninggal,” pungkas Nur Habib.

CJH asal Jombang sendiri terbagi menjadi tiga kloter, 14, 15, dan 16. Setelah dikurangi enam CJH yang gagal berangkat, kini jumlah CJH Jombang tinggal 1.039,” pungkas Nur Habib.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved