Black Spider
Demi Kebersamaan Gadis Ini Bolak-Balik Surabaya-Malang
Marsya harus sering menempuh perjalana Surabaya-Malang, terutama di hari Rabu saat grup Black Spider tampil di Suzana Corner.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
SURYA.co.id | SURABAYA - Ketika pilihan sudah ditetapkan, maka resiko apa pun harus dijalani. Demi sebuah profesionalitas, maka perjalanan Surabaya-Malang jadi sebuah kewajiban yang selalu ditempuh Marsya Septiana setiap Black Spider Band dapat job di saat hari sekolah.
Vokalis Black Spider ini sejak 1,5 tahun belakangan mukim di Malang untuk menempuh pendidikan di Universitas Negeri Malang Jurusan Seni Desain Prodi Pendidikan Seni Musik. “Musik sudah mendarahdaging dalam kehidupan saya. Jadi konsekuensi apa pun harus saya jalani,” tandas Marsya Septiana.
Marsya berusaha semaksimal mungkin mempertahankan kebersamaannya dengan teman-temannya di Black Spider yang sudah dirintis selama 10 tahun. Bukan hal mudah lantaran sebuah kelompok musik memang identik dengan image gonta-ganti personel.
Marsya yang ketika itu masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar mengawali perjalanan bersama Elok Kusuma (keyboard), Sigit Yulianto (gitar), dan Revaldi Koko (bas). Kini personel grup band yang mengusung format rock alternative ini juga diperkuat oleh David Budi sebagai drummer.
Perjalanan Malang-Surabaya itu ditempuh Marsya setiap Rabu lantaran hari itu, Black Spider harus mengisi pentas di Suzana Corner di Jl Dinoyo Surabaya. “Saya kuliah Rabu pagi sampai pukul 12.00, langsung balik Surabaya. Masih cukup waktu untuk gabung main malam harinya,” kata Marsya.
Selama ini, lanjut Marsya, dirinya tak punya kendala menjalani dua aktivitas itu bersamaan. “Kalau pas benturan ada tugas kampus, saya pasti atur jadwal dengan teman di kampus sehingga saya tetap bisa menjalaninya saat kembali ke Malang nanti,” paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/black-spider_20150829_214109.jpg)